Nissan Indonesia Sebut Kecil Kemungkinan Tangki Serena yang Isi BBM di SPBU Condet Dimodifikasi

"Kemungkinan melakukan modifikasi tangki bahan bakar kecil sekali, karena harus mengubah vihecle layout mobil," kata Anton.

Nissan Indonesia Sebut Kecil Kemungkinan Tangki Serena yang Isi BBM di SPBU Condet Dimodifikasi
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
SPBU 34-13501 yang sempat viral di media sosial karena diduga melakikan kecurangan, SPBU ini terletak di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Manager Reserch and Development PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Anton Khristanto, memberikan penjelasan terkait video viral dugaan kecurangan sebuah SPBU di kawasan Condet, Jakarta Timur.

Dirinya mengaku ragu meragukan tangki bahan bakar Nissan Serena B 2224 SEB dimodifikasi sehingga bisa menampung 78,1 liter, padahal kapasitasnya hanya 60 liter.

"Kemungkinan melakukan modifikasi tangki bahan bakar kecil sekali, karena harus mengubah vihecle layout mobil," kata Anton saat dihubungi TribunJakarta.com, Selasa (27/3/2018).

Anton menambahkan jikapun dilakukan modifikasi resikonya sangat tinggi karena akan menurunkan kemampuan kendaraan dari sisi keselamatan dan kekuatan mobil.

"Jikapun modifikasi dilakukan resikonya sangat tinggi, karena sisi safety dan strenght kendaraan akan berkurang," katanya.

Baca: Begini Kronologi Versi Pengawas SPBU yang Diduga Melakukan Kecurangan

Baca: Merasa Dirugikan Karena Viral, Pengurus SPBU Condet Masih Pertimbangkan Ambil Jalur Hukum

Selain beresiko tinggi, biaya yang diperlukan untuk memodifilasi tangki bensin juga terbilang relatif mahal.

"Kalau mau merubah dimensi tangki bensin berarti harus merubah struktur pada mobil sehingga biaya yang dibutuhkan besar," katanya.

Sebelumnya, sempat viral video pemilik mobil jenis Nissa Serena dengan plat nomor B-2224-SEB melakukan protes karena mendapati pengisian bahan bakar melebihi kapasitas tangki.

Seharusnya kapasitas tangki mobil Nisan Serena hanya 60 L, tetapi saat melakukan pengisian di SPBU 34-13501, yang berada di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur dia mendapati pengisian bensin masih berlangsung meski sudah mencapai 78 L.

Pihak Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan juga telah melakukan beberapa kali pengujian di SPBU tersebut dan tidak ditemukan indikasi adanya kecurangan.

Baik nozle maupun mesin pengisian BBM berjalan dengan normal, hasil pengujian pun masih diambang batas toleransi, yakni 0.5 persen dari yang dikeluarkan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved