Breaking News:

Persidangan Bupati Rita: Titipan 15 Batang Emas Rp 10 Miliar, Sebongkah Berlian dan Patrialis Akbar

"Emas batangan itu sebagai jaminan dari ibu untuk Abun (Herry), diberikan di pendopo bupati,"

Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Rita Widyasari 

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN- Kasus korupsi yang menjerat Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, semakin terang benderang.

Sejak awal, Bupati Rita selalu membantah dirinya terlibat praktik korupsi. Namun, perlahan, saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin menguatkan dakwaan.

Baca: Masih Ingat Bacagub Sumut JR Saragih yang Jadi Tersangka Legalisir Ijazah Palsu? Kini Kalah di PTTUN

Berikut adalah rangkuman dari persidangan kasus penerimaan gratifikasi dan suap dengan terdakwa Rita Widyasari, Khairudin dan Herry Susanto Gun alias Abun di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

1. Titipkan 15 Batang Emas

Mantan General Manager PT Hotel Golden Season Samarinda, Hani Kristianto, dalam kesaksiannya mengatakan Rita menitipkan emas batangan sebagai jaminan.

Karena sebelumnya, Herry telah mengeluarkan uang untuk pengurusan izin tambang dan perkebunan.

Namun dalam prosesnya izin tersebut tidak selesai hingga Herry geram meminta Rita mengembalikan seluruh uang yang telah diberikan kepada Rita.

Herry juga meminta Hani untuk menagih uang tersebut.

Baca: Ingin Buktikan kepada Anak-anaknya Tuhan Nyata, Seorang Ibu Tabrakkan Mobil ke Tiang

Halaman
1234
Penulis: Erik Sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved