Perjuangan Sulaiman Jual Buku Bekas Tapi Mampu Hidupi 9 Anaknya

Sulaiman (58), penjual buku bekas di bawah flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, mempunyai sembilan anak.

Perjuangan Sulaiman Jual Buku Bekas Tapi Mampu Hidupi 9 Anaknya
TribunJakarta.com/Ikhsan Abrianto
Sulaiman (58) menata buku bekas yang dijualnya di bawah flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (30/3/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/IKHSAN ABRIANTO 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ikhsan Abrianto

TRIBUNJAKARTA.COM, CILEUNGSI - Sulaiman (58), penjual buku bekas di bawah flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, mempunyai sembilan anak.

"Dulu saya bikin lapak buku bekas di Cibarusah, Jonggol dan Cariu. Nah, saya muter ketiga tempat itu sampai dua minggu enggak pulang," cerita Sulaiman kepada TribunJakarta.com, Jumat (30/3/2018).

Selain berjualan buku bekas, ia juga pernah mencoba menjual baju, namun usaha itu tidak bertahan lama karena lebih menyukai berdagang buku.

"Dulu pernah mencoba dagang baju tapi enggak lama gara-gara susah, enggak segampang jual buku. Buku juga gudang ilmu jadi seneng saja jualnya," dia menambahkan.

Buku yang dijual di lapak Sulaiman berupa bekas dari novel, buku agama, dan buku pengetahuan umum.

Harga yang dijual mulai paling murah Rp 15 ribu dan yang paling mahal Rp 45 ribu.

Saat ini, kedelapan anak dari Sulaiman telah menikah dan hidup mandiri, tinggal satu yang masih di bangku sekolah.

"Alhamdulillah delapan anak sudah menikah, tinggal yang bontot masih sekolah, semoga ada rezeki," ungkap dia.

Setiap harinya pendapatan dari penjualan buku tersebut mencapai Rp 100 ribu, namun hal tersebut terkadang tidak mencukupi biaya hidup keluarga.

"Dapat Rp 100 ribu per hari, tapi ya enggak cukup, mungkin kalau ngasih anak makan doang bisa. Tapi kan anak juga butuh biaya sekolah, tapi alhamdulillah dapat rezeki buat anak," ucap dia.

Penulis: Ikhsan abrianto
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved