Ada Lubang Menganga, Besi di Jalan Jembatan Layang Akses Marunda Diduga Diambil Bajing Loncat

Dugaannya oknum bajing loncat yang tinggal di sekitaran jembatan layang tersebut yang mengambil besi tersebut.

Ada Lubang Menganga, Besi di Jalan Jembatan Layang Akses Marunda Diduga Diambil Bajing Loncat
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Besi di jembatan layang Jalan Akses Marunda dekat SMPN 244, Cilincing, Jakarta Utara, hilang Selasa (3/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Jalan di jembatan layang Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara tak jauh di depan SMPN 244 mengalami kerusakan yang sangat parah.

Pantauan TribunJakarta.com, terlihat ada bagian sambungan jalan di jembatan layang tersebut yang renggang.

Maco (38), seorang petugas PPSU yang sehari-hari bertugas di jembatan layang itu menduga, besi penyambung jalan di jembatan tersebut diambil secara sengaja.

Dugaannya oknum bajing loncat yang tinggal di sekitaran jembatan layang tersebut yang mengambil besi tersebut.

Besi di jembatan layang Jalan Akses Marunda dekat SMPN 244, Cilincing, Jakarta Utara, hilang Selasa (3/4/2018).
Besi di jembatan layang Jalan Akses Marunda dekat SMPN 244, Cilincing, Jakarta Utara, hilang Selasa (3/4/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Pasalnya, ia sebelumnya melihat meskipun jalanan rusak, besi penyambung masih sempat ia lihat keluar dari bagian jalan yang berlubang.

"Itu mah kalau kaya gitu diambil besi-besinya. Orang sebelumnya ya rusak sih, cuman besinya masih ada. Paling sama anak-anak bolang sekitar sini," kata Maco kepada TribunJakarta.com, Selasa (3/4/2018).

TribunJakarta.com juga memantau, tidak ada besi yang semestinya berfungsi sebagai pondasi penyambung jalan di jembatan layang itu.

Bahkan, atap bangunan di kolong jembatan layang tersebut sampai terlihat jelas.

Truk trailer, mobil, dan motor yang melewati jembatan layang yang mengarah ke KBN Marunda itu terlihat sangat berhati-hati.

Laju mereka sangat pelan, terlebih saat melewati jalan yang renggang di jembatan layang itu.

Maco menambahkan, dirinya sudah melapor ke pihak Kelurahan Cilincing.

"Saya sih sudah lapor, mungkin sedang ditindaklanjuti ke pusat," kata Maco.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved