Fahri Hamzah Minta Prabowo Jangan Berhenti Hanya Melempar Isu
Prabowo Subianto diminta tak hanya melempar isu, tapi juga menjelaskan maksudnya terkait elite politik bermental maling.
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYA - Pernyataan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto terkait elite bermental maling mendapatkan beragam tanggapan dari para politisi tanah air.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah satu di antara yang mengomentari ucapan Prabowo tak berhenti di situ saja, tapi harus mempertanggungjawabkan apa yang ia sampaikan dengan penjelasan lanjutan.
"Bagi Pak Prabowo, kalimat itu kan positif negatif. Artinya dia menyatakan itu, kan dia harus mempertanggungjawabkan juga kalimat itu," ujar Fahri ditemui di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).
Menurut dia, pernyataan Prabowo tersebut merupakan bagian dari analisanya untuk strategi politiknya ke depan.
Sehingga ia menilai pernyataan itu tentunya menggelitik untuk dibahas dalam perbincangan lanjutan dan dirinya tidak sabar untuk mengetahui 'kelanjutannya'.
"(Itu) sebagian dari cara dia mengobservasi politik ke depan, khususnya politik elite kan, nah itu menarik untuk diperbincangkan, kalimat-kalimat pak Prabowo itu, harus ada penjelasan lanjutan," kata Fahri.
Politikus PKS itu berharap Prabowo tidak seperti pemimpin lainnya yang hanya bisa melempar isu, namun tidak meneruskan pembahasan mengenai isu yang dilemparkan hingga mengemuka.
"Dan saya berharap Pak Prabowo tidak seperti yang dikenal selama ini, banyak pemimpin yang melempar isu tapi tidak diteruskan, harus diteruskan menurut saya," tegas Fahri.
Belakangan ini Prabowo melontarkan pernyataan yang mengudang pro dan kontra.
Belum lama ia mengutip ada bagian dari dalam novel Ghost Fleet yang memposisikan Indonesia akan bubar pada 2030.
Ketika kontroversi itu belum surut, mantan Danjen Kopassus itu kembali melontarkan pernyataan kontroversial dalam pidato terbarunya.
Ia menyatakan banyak elite 'goblok' di Indonesia dan mereka bermental maling.
Sontak saja, Prabowo kembali dibahas banyak pihak, dari pengamat politik hingga politisi.
Pernyataan tersebut disampaikan lantaran ia menilai banyaknya kekayaan Indonesia yang dikuasai oleh pihak asing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/prabowo-subianto_20180401_185441.jpg)