Pasar Hewan Jatinegara Ramai Dikunjungi di Akhir Pekan

Deretan kandang hewan berjejer rapi sepanjang Jalan Matraman, tepatnya di sisi kiri sebelum Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Pasar hewan Jatinegara di sisi kiri Jalan Matraman Raya sebelum Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (3/4/2018), lebih ramai pada akhir pekan. TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Deretan kandang hewan berjejer rapi sepanjang Jalan Matraman, tepatnya di sisi kiri sebelum Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.

Di sinilah pasar hewan Jatinegara yang selalu ramai dikunjungi setiap harinya.

Berbagai hewan diperjualbelikan di sini di antaranya burung, ikan, dan kucing, sampai binatang liar yang jarang dilihat, seperti iguana dan kelelawar.

"Sekarang orang yang memelihara binatang sudah banyak, kayak pencinta reptil atau bapak-bapak pecinta burung," ujar Fakhrudin, penjual hewan, Selasa (3/4/2018).

Pasar hewan Jatinegara juga menyediakan berbagai aksesoris dan perlengkapan untuk hewan peliharaan, seperti kandang, akuarium, pakan, hingga obat hewan.

Beberapa pedagang mengaku pasar hewan Jatinegara ramai didatangi pengunjung saat akhir pekan, baik untuk membeli atau sekedar melihat-lihat.

"Sabtu-Minggu tuh selalu banyak yang datang. Banyak yang beli juga buat dijual lagi di daerahnya atau cuma beli pakan binatang," sambung dia.

Namun ramainya pedagang dan pembeli di pasar hewan Jatinegara berimbas dipakainya sebagian lahan trotoar menjadi tempat berdagang.

Ditambah banyaknya kendaraan yang terparkir di pinggir jalan, tak jarang menyebabkan kemacetan di sepanjang Jalan Matraman, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Iya nih ramai sekali yang jualan hewan di trotoar. Jalan juga jadi becek, kurang nyaman untuk lewat," ujar Sri, satu di antara pejalan kaki.

Kabar relokasi pasar hewan pun sempat terhembus dalam sebulan terakhir di kalangan para pedagang.

Menurut informasi, para pedagang akan direlokasi ke dua tempat yang sudah diusulkan, yaitu Pasar Burung Pramuka dan sentra ikan Raden Inten.

"Beberapa bulan ini memang lagi dikasih sosialisasi ke pedagang untuk direlokasi. Soalnya Jatinegara bakal dijadikan kawasan unggulan tertib kota di Timur (Jakarta Timur), ujar satu di antara petugas Satpol PP.

Meski sudah diberi sosialisasi agar mau direlokasi di tempat yang sudah ditentukan, beberapa pedagang mengaku enggan untuk pindah karena pasar hewan Jatinegara sangat strategis dan dilalui banyak orang.

"Tidak mau (direlokasi) mas. Di sini banyak motor lewat, orang jalan juga banyak. Takutnya, udah pindah lebih sepi pemasukan," ujar R Sobirin, pedagang ikan hias di pasar hewan Jatinegara.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved