Marak Kasus Miras Polisi Gelar Operasi Cipkon, Belasan Pemuda Terjaring

Kasus tewasnya sejumlah orang akibat menenggak minuman keras (miras), Polres Metro Bekasi Kota maksimal operasi cipta kondisi (cipkon).

Marak Kasus Miras Polisi Gelar Operasi Cipkon, Belasan Pemuda Terjaring
TRIBUNJAKARTA.COM/ YUSUF BACHTIAR
Belasan pemuda terjaring di sekitaran Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Sabtu (7/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Kasus tewasnya sejumlah orang akibat menenggak minuman keras (miras), Polres Metro Bekasi Kota maksimal operasi cipta kondisi (cipkon), hasilnya belasan remaja terjaring operasi. Sabtu (7/4/2018).

Kepala Seksi Pengawasan Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Suwito mengatakan, belasan remaja tersebut saat operasi berlangsung tengah nongkrong di pinggir jalan lewat dari dini hari.

Saat diperiksa belasan remaja tersebut tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan, sehingga petugas terpaksa mengamankan kendaraannya.

Kita lakukan pemeriksaan kepada anak muda yang bergerombol dan berkumpul di pinggir jalan, kita amankan termasuk kendaraanya," ungkap Suwito kepada TribunJakarta.com.

Baca: Sebut Alami KDRT Gracia Indri Mantap Becerai, David Noah: Enggak Apa-apa Saya Aja yang Salah

Belasan pemuda terjaring di sekitaran Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Chairil Anwar, selanjutnya belasan pemuda itu digiring ke Mapolres Metro Bekasi, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan.

"Mereka selanjutnya di serahkan ke Reskrim Polres Metro Bekasi, untuk kemudian dihubungi orang tuanya untuk dilakukan pembinaan," jelasnya

Dalam operasi Cipkon tersebut, pihak kepolisian juga memaksimalkan jangkauan operasi, terlebih pasca maraknya peredaran miras oplosan jenis gingeng yang telah menewaskan beberapa pemuda di Kota Bekasi.

Sebelumnya, diberitakan sejumlah pemuda di Bekasi Selatan dan Pondok Gede tewas akibat menenggak miras oplosan jenis ginseng.

Polisi telah berhasil menggrebek pabrik miras oplosan yang berada di Jatiasih, dan mengamankan satu orang peracik miras dan satu orang pedagang. Sedangkan pemilik pabrik saat ini masih buron.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved