Gerai Kopi Johny Andalkan Kopi Toraja sebagai Primadona
Dirinya juga membeberkan bahwa dewasa ini orang-orang sudah tidak memikirkan lagi jenis kopi arabika atau robusta
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Meskipun namanya terbilang sudah melejit, Johny Poluan tetap mempertahankan bahan kopi lokal untuk kedai kopinya Kopi Johny yang berada di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Menurut Johny, produk gerai kopi luar negeri pun sudah banyak yang memakai bahan kopi lokal Indonesia.
"Inilah putera Indonesia, jangan kalah sama brand asing. Kan dia juga jual kan hasil bumi Indonesia. Memang dari mana dia? Saya juga jual produk hasil bumi Indonesia," terangnya.
Dirinya juga membeberkan bahwa dewasa ini orang-orang sudah tidak memikirkan lagi jenis kopi arabika atau robusta.
Baca: Diviralkan Hotman Paris, Kopi Johny Akui Tambah Untung
"Tapi sekarang orang bicara kopi asal mana. Kopi Aceh, kopi Toraja, Lampung, Sidikalang, Wamena, NTT," jelas Johny.
Gerai Kopi Johny sendiri pada awal berdirinya sejak 2009, Johny menggunakan tiga jenis kopi, yakni Lampung, Bali, dan Toraja.
Namun, menurutnya pasar lebih senang dengan kopi Toraja.
"Pasar lebih cocok ke (kopi) Toraja. Jadi saya close, pilih satu saja. Toraja sekarang kopinya. Dan sudah lama itu pakai Toraja. Nggak lama kok saya pakai tiga kopi itu, cuma sebulan apa dua bulan. Buat baca bangsa pasar," pungkas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kopi-johny_20180408_160953.jpg)