Breaking News:

Menteri Pariwisata Dukung Unilever di Event Festival Jajanan Bango 2018

Kementerian Pariwisata dan PT Unilever Indonesia Tbk mendukung penyelenggaraan Festival Jajanan Bango 2018.

Penulis: Anisa Kurniasih | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) dan PT Unilever menggelar konferensi pers terkait event Festival Jajanan Bango 2018, Jakarta, Senin (9/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kementerian Pariwisata dan PT Unilever Indonesia Tbk mendukung penyelenggaraan Festival Jajanan Bango 2018 di Jakarta pada 14-15 April 2018 dan Makassar pada 5-6 Mei 2018.

Penyelenggaraan Festival Jajanan Bango juga mendapat sambutan antusias dari para pencinta kuliner di Tanah Air.

Event ini menjadi media yang efektif untuk mempromosikan kuliner tradisional sebagai daya tarik wisata kuliner, yang saat ini mempunyai porsi terbesar dalam fortopolio bisnis pariwisata Indonesia; budaya (culture) 60%, alam (nature) 35%, dan buatan manusia (man made) 5%.

Kementerian Pariwisata dan PT Unilever Tbk juga akan mengadakan kerjasama co-branding.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata kuliner yang unggul di tingkat global.

Kuliner khususnya yang tradisional masuk dalam kelompok besar wisata budaya (culture) dengan porsi 60% karena daya tariknya sangat tinggi.

"Untuk mengembangkan wisata ini Kemenpar telah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka mendukung pencapaian target kunjungan 17 juta wisman dan 270 juta pergerakan wisnus pada tahun ini dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta wisnus tahun 2019 mendatang,” ujar Menteri Arief dalam jumpa pers di Balairung Soesilo Soerdaman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin (9/4/2018).

Sebagai upaya mencapai target kunjungan 17 juta wisman pada tahun ini Kemenpar bersama pelaku industri pariwisata telah meluncurkan program ViWI (Visit Wonderful Indonesia), di mana program tersebut terdiri dari; Hot Deals: More for Less yang merupakan paket bundling tiket internasional dengan transportasi domestik.

Lalu 100 Calencer of Event (CoE) Wonderful Indonesia yang digelar dalam satu tahun penuh di seluruh Tanah Air dan selanjutnya Digital Destination yang merupakan produk berbasis pengalaman yang dibuat untuk melayani pasar yang aktif di media sosial.

“Peluncuran Program ViWI 2018 yang melibatkan 18 stakeholders pariwisata, termasuk yang berkecimpung di wisata kuliner, dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan wisman khususnya yang menjadi fokus pasar antara lain; China, India, dan Eropa. Gencar mempromosikan dan menawarkan paket-paket wisata yang menarik dan banyak digemari, di antaranya paket wisata kuliner dan belanja,” ujar Menteri Arief.

Penyelenggaraan FJB tahun ini menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun Bango ke-90.

Di Festival Jajanan Bango 2018, para pengunjung akan dimanjakan dengan puluhan hidangan khas Indonesia yang disajikan oleh sederetan penjaja kuliner terkenal yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara.

Tak hanya itu, di acara ini Bango juga kembali merangkul para wirausaha kuliner generasi baru dalam melanjutkan regenerasi pelestarian kuliner Indonesia.

"Turut dihadirkan pula lima wirausaha kuliner yang telah terpilih dari lebih kurang 7.000 peserta kompetisi ‘Bango Penerus Warisan Kuliner’ yang digelar atas kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada Februari hingga Maret lalu,” ujar Hernie Raharja, penyelenggara FJB di Kementerian Pariwisata.

Untuk di Jakarta, Festival Jajanan Bango akan digelar pada 14-15 April 2018 di Park and Ride Thamrin 10, Jakarta.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved