Minggu Depan Uji Coba Ganjil Genap Tol Jakarta-Tangerang dan Jagorawi, Ini Kata Menhub

Setelah sukses mengurai kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek, sistem ganjil genap juga akan di terapkan di Tol Jakarta-Tangerang dan Jagorawi.

Minggu Depan Uji Coba Ganjil Genap Tol Jakarta-Tangerang dan Jagorawi, Ini Kata Menhub
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Setelah sukses mengurai kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek, sistem ganjil genap juga akan di terapkan di Tol Jakarta-Tangerang dan Jagorawi.

"Ganjil genap ini satu upaya kita melakukan problem solving (solusi) terhadap kemacetan di titik-titik tertentu dan Bekasi sudah berhasil menyelesaikan beberapa masalah," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Sistem ganjil genap akan diterapkan di gerbang tol (GT) yang memiliki jumlah kendaraan tertinggi pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Baca: Laga Persija Vs JDT Disebut seperti Pertandingan Final

"Yang ada ganjil genap itu di titik paling macet. Kalau dari Cikampek itu Bekasi. Kalau dari arah Bogor adalah Cibubur. Jadi Cibubur adalah diusulkan untuk ganjil genap. Di Tangerang juga akan kita lakukan yang sama," jelas Budi, Selasa (10/4/2018).

Sebelumnya, kemacetan yang ada di Bekasi saat pukul 06.00 hingga 09.00 WIB sudah teratasi.

Budi mengatakan pada jam tersebut kendaraan pribadi yang melewati GT Bekasi Timur dan Barat berkurang 36 persen dan kecepatan rata-rata kendaraan naik 22 persen.

Dengan penerapan ganjil genap di kedua tol tersebut, Budi mengimbau masyarakat mau pindah ke transportasi massal, khususnya pemiilik kendaraan pribadi.

"Sebaiknya masyarakat itu menggunakan transportasi massal. Dari tempat-tempat itu kita juga menyediakan bus dengan tarif yang terjangkau," ujar Budi di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca: Bermuatan Transgender, Acara Brownis Tonight Trans TV Kena Teguran Tertulis KPI

Untuk tarif, Budi berharap dapat disamakan dengan tarif bus Jakarta-Cikampek, yaitu sebesar Rp 10 ribu.

Rencananya uji coba sistem ganjil genap kedua tol tersebut akan dilakukan 16 April 2018 mendatang.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved