Ini Strategi Jasa Marga Lancarkan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018

Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan bahwa Jasa Marga juga menyediakan jalur fungsional dengan total panjang 137,54 Km.

Ini Strategi Jasa Marga Lancarkan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Gerbang Tol Bekasi Barat Senin (5/3/2018) TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Untuk mengantisipasi arus lalu lintas saat Hari Raya Idul Fitri 2018, Jasa Marga menyusun segenap kesiapan operasional guna kelancaran arus mudik dan arus balik para pengguna jalan tol.

Untuk mengantisipasi kepadatan volume lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama pada puncak arus mudik dan arus balik, Jasa Marga mengoperasikan maksimal 20 gardu tol operasi (arah Cikampek), 29 gardu tol operasi (arah Jakarta), dan memfungsikan 10 mobile reader dan top up tunai di GT Cikarang Utama 2 dan GT Cikarang Utama 4.

Baca: Asyiknya Olahraga di Kanal Banjir Timur, Begini Pujian Warga

Guna mengatasi permasalahan serupa di GT Cileunyi, Jasa Marga mengoperasikan maksimal 10 gardu tol operasi (arah Garut) termasuk 2 lajur reversible, 8 gardu tol operasi (arah Jakarta) termasuk penambahan 2 gardu operasi dan 3 lajur reversible, serta memfungsikan 5 mobile reader dan top up tunai di GT Cileunyi.

Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan bahwa Jasa Marga juga menyediakan jalur fungsional dengan total panjang 137,54 Km.

Jalan Tol Batang-Semarang (Ruas Batang-Krapyak sepanjang 75 Km), Jalan Tol Solo-Ngawi (Ruas Salatiga-Kertasura sepanjang 32,24 Km), Jalan Tol Ngawi-Kertosono (Ruas Wilangan-Nganjuk sepanjang 15 Km), dan Jalan Tol Pandaan-Malang (Ruas Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,3 Km).

Baca: Istri Syekh Puji Terkini yang Dulu Dinikahi saat Usia 12 Tahun, Tambah Cantik dan Punya 2 Anak

"Pada tahun ini, Jasa Marga memanfaatkan jalur fungsional yang cukup panjang. Untuk menambah kenyamanan, nanti kita buat ada rest area sementara di titik-titik tertentu, dengan fasilitas yg legkap," ujar Subakti, Rabu (11/4/2018).

Selain itu, untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2018, Jasa Marga melakukan upaya-upaya lain, di antaranya adalah perubahan sistem transaksi peningkatan kapasitas gerbang tol, dan optimalisasi penggunaan transaksi non-tunai.

Halaman
12
Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved