Beli Data Nasabah Rp 1 Juta di Internet, Gembong Pembobol Kartu Kredit Belanja Sampai Rp 500 Juta

Pelaku NM membeli data nasabah kepada IS, di laman temanmarketing.com, seharga Rp 1 juta untuk data 1.000-an nasabah kartu kredit

Beli Data Nasabah Rp 1 Juta di Internet, Gembong Pembobol Kartu Kredit Belanja Sampai Rp 500 Juta
ISTIMEWA
Ilustrasi penggunaan kartu kredit 

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMANGGI --- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap komplotan pembobol kartu kredit. Mereka adalah NM (27), TA (24), AN (36), dan IS (32)

Komplotan itu hanya bermodalkan Rp 1 juta untuk mendapatkan 1.000 data nasabah kartu kredit. Kemudian membobolnya hingga mencapai lebih dari Rp 500 juta.

"Pelaku NM membeli data nasabah kepada IS, di laman temanmarketing.com. Dengan seharga Rp 1 juta untuk data 1.000-an nasabah kartu kredit," kata Panit 2 Unit 2 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Abdul Rahman di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/4/2018).

IS merupakan pembuat laman temanmarketing.com tersebut. Ia mengaku membeli data nasabah itu dari situs lainnya.

"Kami sedang telusuri situs penjual data pemegang kartu yang dibeli oleh IS. Karena saat ini laman tersebut sudah tidak aktif," katanya.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap komplotan pembobol kartu kredit.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap komplotan pembobol kartu kredit. (WARTA KOTA/MOHAMAD YUSUF)

IS menjual data tersebut sekitar Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta untuk 1.000-an data nasabah.

Namun, ia menjualnya tidak hanya kepada para tersangka yang tertangkap saat ini saja. Tetapi juga kepada pembeli lainnya.

"Untuk modus pertama, tersangka NM dan tersangka TA memfilter data nasabah yang sudah dibeli untuk mengetahui data nasabah yang masih aktif," kata Abdul.

Setelah itu tersangka NM menghubungi call centre bank tertentu. Ia meminta kepada customer service bank untuk memperbaharui nomor telepon seluler data nasabah.

Kemudian bank melakukan verifikasi dengan cara memberikan pertanyaan kepada tersangka.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved