Media Kuliner Bareca Luncurkan Buku Tentang Cokelat dan Beri Penghargaan Untuk Produsen

Dimana acara tersebut merupakan ajang penghargaan pertama kali di Indonesia bagi penggemar Cokelat bertajuk Bareca Award 2018.

Media Kuliner Bareca Luncurkan Buku Tentang Cokelat dan Beri Penghargaan Untuk Produsen
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Talkshow dalam acara Bareca Appreciation Night and Awarding di Luminor Hotel, Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Konsumsi cokelat di Indonesia ternyata masih tergolong rendah, yaitu 0,4% dari konsumsi cokelat dunia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Petrus Gandamana, praktisi kuliner sekaligus pemimpin redaksi media kuliner Bareca Magazine saat acara Bareca Appreciation Night di Jakarta, Senin (16/4/2018) di Luminor Hotel Gambir Jakarta Pusat.

Dimana acara tersebut merupakan ajang penghargaan pertama kali di Indonesia bagi insan Cokelat bertajuk Bareca Award 2018.

Baca: Dasco Yakin Prabowo Tak Akan Mundur dari Pencapresan

Dalam momen yang bersamaan, diluncurkan pula buku cokelat Indonesia yang dibuat oleh media khusus kuliner Bareca.

Acara tersebut juga dihadiri para pelaku usaha kuliner berbahan cokelat, peneliti cokelat, asosiasi chef Indonesia serta industry pengolahan cokelat.

Petrus Gandamana menyampaikan bahwa cokelat yang nama latinnya adalah Theobroma Cacao, merupakan salah satu andalan Indonesia dalam menghasilkan devisa negara.

Hal ini karena Indonesia adalah produsen biji kakao nomor tiga terbesar di dunia setelah Pantai Gading dan Ghana.

Beberapa kebijakan pun telah dikeluarkan pemerintah, dalam memajukan industri hilir di dalam negeri.

Halaman
123
Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved