Breaking News:

Duka Keluarga Korban Bom Samarinda di Sidang Abdurrahman, Ayah Korban Lihat Anaknya Sujud Terbakar

Anggiat menceritakan, mulanya ia dan para jemaah tengah saling bersalaman saat hendak pulang ibadah dari Gereja Oikumene sekitar pukul 10.00 WITA.

Editor: Ilusi Insiroh
Tribunnews
Orangtua korban bom Samarinda peluk terdakwa Aman Abdurahman beebrapa waktu lalu. 

Korban Intan Marbun (2,5), Triniti Hutahayan (4), Alfaro Sinaga (5) dan Anita Sihotang (4), mengalami luka bakar mengalami luka-luka dan luka bakar di atas 50 persen. Dan seorang anak di antaranya meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Baca: Ramai Pesan Terbuka Marshanda dan Ben Kasyafani, Ternyata Begini Kedekatan Mereka

Adapun pelaku, J (32), yang melemparkan bom molotov berhasil diamankan ketika hendak melarikan diri ke Sungai Mahakam.

Aman Abdurrahman alias Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarman yang juga mantan narapidana kasus terorisme didakwa menggerakan orang lain dan merencanakan sejumlah teror di Indonesia dalam kurun waktu 2008-2016, termasuk Bom Thamrin 2016.

Oman dinilai telah menyebarkan paham yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan objek objek vital.

Oman melakukan hal tersebut setidak tidaknya dalam kurun waktu 2008 2016 di Jakarta, Surabaya, Lamongan, Balikpapan, Samarinda, Medan, Bima dan Lembaga Pemasyarakatan Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Penyebaran paham tersebut diawali dengan ceramah yang disampaikan Oman.

Korban Bom Samarinda Trauma

Anggiat Manumpak Banjarnahor adalah satu dari empat orang tua korban yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) untuk kasus dugaan terorisme Aman Abdurrahman.

Saksi Jekson Sihotang, orang tua dari korban Anita Sihotang (4) dalam kesaksian menceritakan, meski luka bakar pada tubuh anaknya mulai sembuh, tapi kini buah hatinya mengalami trauma psikis hebat akibat ledakan di Gereja Samarinda 1,5 tahun lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved