Jenguk Pengemudi Ojek Daring yang Kakinya Putus, Sandi Pesan Begini
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi sopir mobil BMW yang mabuk saat menabrak Mohammad Nur Irfan hingga kaki kirinya putus.
Penulis: Bima Putra | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi sopir mobil BMW yang mabuk saat menabrak Mohammad Nur Irfan hingga kaki kirinya putus.
Mobil BMW yang dikemudikan model Tiara Ayu Fauziah itu menabrak Irfan, pengemudi ojek daring, di perempatan Harmoni, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).
"Intinya begini, mabuk itu enggak baik apalagi mabuk sambil nyetir mobil. Tolong disampaikan kepada masyarakat don't be drinking and driving atau don't be drunk driving," pesan Sandi di RSUD Tarakan, Rabu (18/4/2018).
Menurut dia saat mengendarai kendaraan pengemudi tidak seharusnya menggunakan substansi yang dapat menghilangkan kesadaran.
Menanggapi kondisi Irfan yang kaki kirinya putus, Sandi sungguh menyayangkan.
"Saya sangat prihatin, Irfan kehilangan pekerjaan. Irfan ini pengemudi ojek online yang menjadi tulang punggung keluarga," lanjut dia.
Sandi telah meminta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Koesmedi Priharto untuk menangani perawatan medis Irfan.
Selain biaya, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan kaki palsu kepada Irfan.
Harapannya, dengan kaki tersebut suatu saat Irfan dapat kembali bekerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sandiaga-uno_20180418_205833.jpg)