Breaking News:

Pemkot Jakarta Timur Layangkan Surat Peringatan Pengosongan Gedung Cawang Kencana

Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Kramat Jati Eka Darmawan didampingi Kasatpol PP Jakarta Timur Hartono Abdulah.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Tim gabungan dari Satpol PP, kepolisian, dan TNI saat pemberian surat peringatan kedua terkait pengosongan gedung Cawang Kencana yang terletak di Jalan Mayjend Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melayangkan surat peringatakan kedua pengosongan Gedung Cawang Kencana, Rabu (18/4/2018).

Gedung itu terletak di Jalan Mayjend Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur.

Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Kramat Jati Eka Darmawan didampingi Kasatpol PP Jakarta Timur Hartono Abdulah.

Baca: Tampilkan Sosok Sederhana, Bos Abu Tours Berhasil Buai Pemilik Agen

"Hari ini kami melaksanakan penyampaian surat peringatan kedua dalam rangka pengosongan Gedung Cawang Kencana yang terletak di Kelurahan Cawang," ujar Eka Darmawan kepada TribunJakarta.com.

Tim gabungan dari Satpol PP, kepolisian, dan TNI saat pemberian surat peringatan kedua terkait pengosongan gedung Cawang Kencana yang terletak di Jalan Mayjend Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/4/2018).
Tim gabungan dari Satpol PP, kepolisian, dan TNI saat pemberian surat peringatan kedua terkait pengosongan gedung Cawang Kencana yang terletak di Jalan Mayjend Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/4/2018). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Ini merupakan tindak lanjut dari putusan pengadilan yang memutuskan melaksanakan eksekusi pada tahun 2015 lalu.

"Sudah di eksekusi pengadilan tahun 2015 kemarin, tapi ada waktu toleransi dan ada mediasi yang dilakukan antara Kementerian Sosial (Kemensos) dengan pihak yayasan pemilik gedung," ujarnya di depan Gedung Cawang Kencana.

Baca: Pelarian Bos Miras Oplosan Maut Berakhir: Buronan, Ngumpet di Kebun Sawit, Dibawa ke Cicalengka

Lebih lanjut Eka menjelaskan, ada praktik korupsi yang menyebabkan Gedung berlantai tujuh ini diambil alih oleh Kemensos.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved