Suka Duka Riris Andari, Perawat dan Pelatih Lumba-lumba di Ocean Dream Samudra Ancol

Kepada TribunJakarta.com, Riris menceritakan kisahnya bagaimana ia bisa melakukan profesi ini.

Tayang:
Penulis: Anisa Kurniasih | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Perawat lumba -lumba Riris Bayu Andari 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Merawat lumba -lumba telah menjadi keseharian Riris Bayu Andari.

Wanita 24 tahun tersebut merupakan satu diantara dua perawat lumba -lumba yang ada di Ocean Dream Samudra (ODC) Ancol, Jakarta Utara.

Kepada TribunJakarta.com, Riris menceritakan kisahnya bagaimana ia bisa melakukan profesi ini.

"Awalnya aku nari balerina di underwater Ancol lalu dipindahkan ke ODC untuk ikut belajar merawat hewan lumba-lumba," ujar Riris di ODS, Ancol, Sabtu (21/4/2018).

Baca: Intip Serunya Hari Kartini di Istana Bogor: Iriana-Mufidah Kalla Kompak, Menteri LHK Jadi Juara

Riris mengungkapkan bahwa untuk bisa dekat dengan seekor lumba - lumba tak perlu waktu yang lama.

Pendekatan dilakukan setiap hari agar dirinya bisa dekat dengan lumba - lumba yang juga dilatihnya.

Kesulitan pun sempat ia rasakan saat awal mengenal mamalia laut tersebut.

Bahkan ia butuh waktu berbulan -bulan untuk bisa dekat dengan lumba -lumba yang dirawatnya.

Kepada TribunJakarta.com, Riris menceritakan kegiatan sehari harinya sebagai seseorang yang bertugas merawat dan melatih lumba -lumba.

"Setiap hari tugasku kasih makan, terus ngelatih dan kasih vitamin kalau misal dia sakit atau terlihat ada masalah tertentu sih biasanya nanti panggil tim medis," ujar Riris di ODC Ancol, Sabtu (21/4/2018).

Baca: Jelang Ramadan, Harga Sayur Mayur Diprediksi Tidak Alami Kenaikan, Ini Alasannya

Riris juga mengaku bahwa setiap harinya kurang lebih ia berada di area kolam untuk berinteraksi dengan lumba - lumba selama kurang lebih empat jam.

Menurutnya, ketika dirinya sedang memiliki masalah pasti hewan yang ia latih merasakan hal tersebut.

Maka dari itu, Riris mengatakan bahwa untuk bisa berinteraksi dengan baik bersama lumba- lumba harus memiliki suasana hati yang sama sama baik.

Agar ketika kedua melakukan show didepan pengunjung juga bisa menampilkan yang terbaik.

Sekian lama merawat lumba -lumba, Riris pun tak lagi hanya bekerja untuk profesionalitas.

Rasa sayang pun kemudian timbul dan ia selalu bekerja dengan setulus hatinya.

"Karena dari awal aku basicnya suka hewan, jadi sekarang pun akhirnya sayang, bahkan kalau sehari enggak ketemu, kangennya luar biasa,pengennya tetep masuk kerja," ujar Riris.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved