Begini Modus Ganjal ATM untuk Membobol Uang Nasabah

Sindikat pelaku kejahatan tersebut mengincar mesin ATM yang terletak jauh dengan kasir mini market.

Begini Modus Ganjal ATM untuk Membobol Uang Nasabah
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Polres Metro Jakarta Barat menampilkan barang bukti penyergapan pelaku pencurian dana nasabah di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kejahatan dengan modus ganjal ATM yang digunakan untuk membobol dana nasabah.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKPB Edy Suranta Sitepu mengungkapkan sindikat pelaku kejahatan tersebut mengincar mesin ATM yang terletak jauh dengan kasir mini market.

"Mereka itu akan mengincar ATM yang ada di Minimarket yang letaknya itu ada di belakang jauh dari kasir, jadi dia tidak mengincar ATM yang lokasinya dekat dengan kasir karena banyak orang," ujar Edy di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018).

Barang bukti 90 kartu ATM palsu berbagai jenis dari pelaku pembobolan ATM di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018).
Barang bukti 90 kartu ATM palsu berbagai jenis dari pelaku pembobolan ATM di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR)

Dengan mengincar mesin ATM yang letaknya jauh dari kasir, membuat pelaku kejahatan dapat mengganjal lubang untuk memasukkan kartu ATM dengan tusuk gigi.

Selanjutnya, jika seseorang memasukkan kartu ATM-nya ke dalam lubang, kartunya akan terganjal dan pelaku akan datang berpura-pura untuk memberikan bantuan.

"Korban akan kebinggungan, pelaku mencoba menawarkan bantuan, saat ini pelaku menyiapkan kartu ATM yang sudah terblokir sehingga kartu ATM korban berpindah tangan," kata Edy.

Dalam mempermulus aksinya, pelaku akan bekerja sama dengan beberapa orang yang bertugas untuk mengalihkan petugas kasir dan mengintip pin dari korban.

"Jadi di saat itu ATM korban sudah berpindah tangan, dan dimasukan ATM milik pelaku yang sudah terblokir, saat korban memasukan pin ada yang mengamati, karena sudah terblokir otomatis kartu akan tertelan," ujarnya.

Untuk itu guna mengantisipasi kejadian seperti ini pihaknya menghimbau kepada masyarakat maupun pihak minimarket untuk meletakan mesin ATM di dekat kasir agar dapat meminimalisir kejadian tersebut.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah memberi tahu pin kartu ATM nya kepada orang yang belum dikenal.

"Untuk masyarakat tentunya agar berhati-hati, jika mengetahui kejadian seperti ini agar menutupi pin, jangan sampai bisa di lihat orang lain," ujar Edy.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved