Breaking News:

Sebelum Pembobolan, Kucing Milik OB Koperasi Esta Dana Ventura Beri Tanda Satu Jam Sebelum Kejadian

Office Boy koperasi Esta Dana Ventura, Ajis sempat mendapat firasat tidak enak dari kucingnya sebelum terjadi pembobolan di tempat kerjanya tersebut.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Ilusi Insiroh
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Koperasi Esta Dana Ventura. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Office Boy koperasi Esta Dana Ventura, Ajis sempat mendapat firasat tidak enak dari kucingnya sebelum terjadi pembobolan di tempat kerjanya tersebut.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Koperasi Esta Dana Ventura tersebut terletak di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), sudah pernah tiga kali di bobol pencuri.

Baca: Film Avengers : Infinity Wars Penuhi Seluruh Jadwal Bioskop di Jakarta Timur

Terakhir pada Selasa (24/4/2018) kemarin, Kepolisian Sektor Pamulang berhasil menggagaalkan upaya pembobolan tersebut dengan menembak mati dua pelaku karena mendapat perlawanan sebelumnya.

Ajis menceritakan pada malam sebelum kejadian tersebut, Ajis sudah memiliki perasaan yang tidak enak.

Ia sudah menunaikan tugasnya dengan baik mengunci pintu, menggembok dan merantai pada pukul 22.00 WIB.

"Tapi ada perasaan ganjal gitu mas," ujar Ajis kepada TribunJakarta.com, di pelataran koperasi Esta Dana Ventura, pada Rabu (25/4/2018).

Saat ia tidur, tidak seperti biasanya kucingnya yang dipanggil Cemong, bertingkah aneh bergerak-gerak menyentuh kakinya pada pukul 03.00 WIB, sekira satu jam sebelum kejadian pembobolan di kantornya.

"Biasanya dia (Cemong) di bawah, ini naik-naik ke kasur, gerak-gerak di kaki saya, percaya apa enggak percaya ini mah firasat dia kali. Jam tiga itu," papar Ajis.

Baca: Bongkar Pertemuan Rutinnya dengan SBY, Rocky Gerung: Dia Enak Diskusinya, Bantah-Bantahan

Hal tersebut membuat Ajis terbangun, namun ia tidak memperdulikannya. Ia menggeser Cemong dan lanjut tidur agar paginya dapat kerja dengan prima.

"Saya pindahin, saya tidur lagi dah, saya pules-pulesin tuh, biar pagi ke kantor segar kan," lanjut paparnya.

Ajis pun kaget saat pagi pukul 06.00 WIB mendapat kabar ada kejadian pembobolan di kantornya.

Sebagai penanggung jawab pemegang kunci koperasi, ia panik dan hendak langsung bergegas ke kantor.

Namun kepanikannya berkurang saat mengetahui pembobolan berhasil digagalkan aparat kepolisian dan pagi itu kondisinya sudah aman.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved