Breaking News:

Tragis, Seorang Gadis Memutuskan Bunuh Diri Setelah Alami Pelecehan Seksual Oleh Ayah Tiri

Depresi dan trauma gadis tersebut ditulis pada sebuah catatan sebelum dia mengakhiri hidupnya.

alghad
Ilustrasi Pelecehan Anak. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kisah pelecehan seksual yang berakhir tragis dialami oleh seorang remaja berusia 16 tahun.

Dilansir dari Metro pada Rabu (25/4/208), gadis berinisial GW telah ditemukan bunuh diri setelah alami pelecehan seksual oleh ayah tirinya BC.

Meski sudah melaporkan kejadian tersebut pada ibu dan pihak kepolisian, GW ternyata tidak sanggup melanjutkan laporan dengan pihak kepolisian.

Pasalnya pihak kepolisian meminta korban untuk mengulangi beberapa kejadian yang ayah tirinya perbuat.

tribunjakarta
instagram.com/tribunjakarta

Depresi dan trauma gadis tersebut ditulis pada sebuah catatan sebelum dia mengakhiri hidupnya.

Dalam catatan tersebut, gadis tersebut menulis sudah tidak sanggup lagi mengatasi persidangan tentang pengulangan kejadian mengerikan yang dia deritanya.

BACA: Dibilang Norak dan Kampungan, Inul Daratista: yang Penting Hati dan Hidupku Asli, Nggak Palsu

GW meninggal setelah menabrakkan diri di kereta api setelah empat minggu laporan kekerasan seksual yang dia alami.

Penderitaan GW berakhir ketika tersangka tertangkap basah mencoba mengambil gambar sang anak saat di kamar mandi.

Pria kelahiran Afrika Selatan tersebut melakukan pelecehan pada anak tirinya saat tengah malam sejak GW masih berusia 13 atau 14 tahun.

BACA: Sebelum Pembobolan, Kucing Milik OB Koperasi Esta Dana Ventura Beri Tanda Satu Jam Sebelum Kejadian

Menurut pengakuan korban sebelum meninggal, GW selalu merasa takut dan tidak tahu harus berbuat apa di saat seperti itu.

"Saya hanya tidak tahu harus bagaimana, saya tidak bisa memberitahu siapa pun dan hanya diam saja, dan di saat itu saya mulai menyendiri," ujar GW di pengadilan.

Di sisi lain, tersangka justru awalnya membantah semua tuduhan tersebut.

Namun bukti dan saksi menunjukkan jika BC bersalah dan harus menerima hukuman.

Pria berusia 36 tahun tersebut dipenjara sembilan tahun dan dinyatakan bersalah atas 13 pelanggaran seksual. (*)

TribunJakarta.com/ Siti Nurjannah Wulandari

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved