Enam Pengedar di Kampung Ambon Berstatus Residivis, Satu di antaranya Terlibat Pembunuhan di RSPAD

Keenam pengedar sabu yang polisi amankan dari kompleks Permata Indah alias Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, merupakan residivis.

Enam Pengedar di Kampung Ambon Berstatus Residivis, Satu di antaranya Terlibat Pembunuhan di RSPAD
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, menunjukkan barang bukti sabu hasil penggerebekan terhadap enam pengedar di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Kamis (26/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Keenam pengedar sabu yang polisi amankan dari kompleks Permata Indah alias Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, merupakan residivis.

"‎Ini semua residivis tapi kasusnya beda-beda," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, kepada wartawan di lokasi, Kamis (26/4/2018).

Salah satu pengedar RP (33) merupakan residivis kasus pembunuhan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat pada 2012 silam.

"RP ini pelaku pengeroyokan di RSPAD dan divonis tiga tahun," ungkap Hengki.

Sedangkan ‎tiga pengedar lainnya yakni RS (31), DE (33) dan ‎KHT (39) merupakan residivis kasus narkoba.

Enam pengedar sabu di Kampung Ambon berhasil polisi amankan pada Kamis (26/4/2018) pagi. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Enam pengedar sabu di Kampung Ambon berhasil polisi amankan pada Kamis (26/4/2018) pagi. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Kemudian dua pelaku lainnya MS (29) dan JY merupakan residivis kasus penganiayaan.

Hengki menyebut lima dari enam pelaku positif menggunakan narkoba.

Sedangkan DE hasil tes urine menyatakan dia negatif.

"Satu pelaku Inisial DE negatif. Tapi dua bulan yang lalu dia makai," ‎dia menambahkan. 

Polisi menggrebek Kampung Ambon pada Kamis (26/4/2018) sekira Pukul 14.00 WIB.

Dari tangan para pengedar, polisi mengamankan sabu seberat 117,44 gram, lima senjata tajam, tiga bong, dua cangklong dan uang tunai Rp 3 juta.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009‎ tentang narkotika.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved