Ujian Nasional
Terkena Cacar, Satu Murid SMPN 5 Jakarta Terpaksa Ikut UNBK Susulan
"Ujiannya minggu depan di sekolah, jadi walaupun satu orang tetap di sekolah ujian susulannya," katanya.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dan MTs yang berlangsung selama empat hari kini telah usai
Kepala Sekolah SMPN 5 Jakarta Destoro mengatakan ada satu murid yang tidak bisa mengikuti UNBK.
"Ada satu orang yang sakit, rupanya di hari pertama sesi dua. Dia sakit cacar, jadi dari Senin sampai Kamis tidak bisa ikut UNBK," kata Destoro di sekolah, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).
Destoro mengatakan, pihak sekolah sudah menawarkan kepada orangtua murid tersebut agar anaknya dapat mengikuti Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).
Baca: Bukan Penentu Kelulusan, Ini Kegunaan UNBK Untuk Siswa SMP
Baca: Cuma Punya 10 Laptop, SMPN Terbuka 1 Serpong Tetap Gelar UNBK
Namun karena orangtua Erwin (murid yang sakit) menilai kondisi anaknya belum pulih, pihak orangtua memilih untuk mengikutkan Erwin pada ujian susulan.
"Ujiannya minggu depan di sekolah, jadi walaupun satu orang tetap di sekolah ujian susulannya," katanya.
Bila hingga waktu yang ditentukan Erwin belum pulih dan dapat pergi ke sekolah, maka ia akan mengikuti UNKP di rumahnya dengan pengawasan.
Sebagai informasi, sebanyak 174 murid SMPN 5 Jakarta telah mengikuti UNBK.
Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi, masing-masing sesi terbagi menjadi tiga kelas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kepala-sekolah-smpn-5-jakarta_20180426_150933.jpg)