Jelang Ramadan, Harga Telur Ayam Negeri di Pasar Blok G Tanah Abang Naik
ikatakannya, banyak pembeli yang mengeluh karena harga telur naik meski belum memasuki bulan Ramadan.
Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Menjelang datangnya bulan Ramadan, kenaikan harga sembako mulai tampak.
Satu di antaranya kenaikan harga telur ayam negeri di Pasar Blok G Tanah Abang.
Udin (33), seorang pedagang telur di pasar Blok G Tanah Abang mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak dua minggu lalu.
"Sekarang yang naik itu harga telur ayam negeri, dari Rp 22 ribu per kilogram jadi Rp 24 ribu per kilogram," kata Udin saat ditemui, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).
Dikatakannya, banyak pembeli yang mengeluh karena harga telur naik meski belum memasuki bulan Ramadan.
Meski tidak mengetahui penyebab pasti naiknya harga telur ayam negeri, pria yang sudah berdagang telur sejak tahun 2011 itu menduga naiknya harga pakan ternak dan banyaknya ayam yang mati sebagai penyebabnya.
Selain telur ayam negeri, Udin menjual telur puyuh, dan telur bebek.
Menurutnya, satu minggu sebelum lebaran Idul Fitri terjadi lonjakan pembeli.
"Satu minggu sebelum lebaran itu makin banyak yang beli, biasanya orang yang mau bikin kue," tandasnya.
Terkait naiknya harga telur, ia mengatakan hal tersebut memang lazim terjadi saat bulan Ramadan.
Namun, usai Idul Fitri harga telur dapat kembali normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/udin-33-pedagang-telur-di-pasar-blok-g-tanah-abang-tanah-abang_20180427_143023.jpg)