Breaking News:

Info Grafis: Fakta Dibalik Kasus Penculikan Bayi Di Depok, Bayi Dalam Keadaan Sehat

Dirinya tidak menaruh curiga apapun dan saat kejadian berlangsung tidak ada orang yang melihat dilokasi tersebut.

Grafis Tribun Jakarta
Kasus Penculikan Bayi di Depok 

TRIBUNJAKARTA.COM - Penculikan bayi berusia 25 bulan bernama Aditya Hamizan Purnomo menggegerkan warga Depok.

Bayi Aditya diculik saat sang ibu, Marlina membeli sayur di dekat rumahnya.

Akhirnya, penculik bayi itu tertangkap pada hari ini, Senin (30/4/2018).

Berikut fakta-fakta penculikan bayi tersebut:

1. Marlina lemas bayinya diculik

Marlina menangis memeluk bayinya, Aditya, yang sempat diculik orang yang dikenalnya di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Pancoran Mas, Depok, Senin (30/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Marlina menangis memeluk bayinya, Aditya, yang sempat diculik orang yang dikenalnya di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Pancoran Mas, Depok, Senin (30/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA (TribunJakarta.com/Bimo Putra)

Marlina ibu dari Aditya Hamizan Purnomo, bayi laki-laki yang diculik orang masih terpukul.

Marlina menangis setelah mengetahui anaknya hilang.

Sambil memegang kain bedong anaknya, wanita berkerudung ini terus menangis.

"Awalnya mau jemur baju karena mau hujan akhirnya sempetin sekitar sepuluh menitan mau beli sayur dideket rumah," ujar Marlina di Jalan Flamboyan RT 006 RW 02, Sukmajaya Depok, Jumat (27/4/2018).

Menurutnya, peristiwa penculikan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Dirinya tidak menaruh curiga apapun dan saat kejadian berlangsung tidak ada orang yang melihat dilokasi tersebut.

"Aditya keadaanya sedang tidur pakai bedong warna biru itupun belum mandi dia tidur bersama kakanya Talita didepan sini," katanya.

Marlina menambahkan sebelum terjadi penculikan sempat terjadi pencurian burung dibelakang rumah korban.

"Senin kemarin burung hias murai sempat hilang. Tapi tidak tahu, tidak ada yang mencurigakan," katanya.

Ia menuturkan saat terjadi penculikan bayi tersebut menggunakan kain bedong berwarna biru.

"Pulang dari warung pintu masih tertutup tapi kakanya masih tidur saya bangunin, terus saya kebelakang nanya anak saya," tegasnya.

Marlina terlihat menangis dan terpukul karena ia sudah menginginkan anak laki-laki.

"Emang awalnya pengen banget punya anak cowok satu," katanya.

2. Polisi beberkan ciri-ciri pelaku

Marlina ibu korban penculikan di Jalan Flamboyan RT 006 RW 02, Sukmajaya Depok, Jumat (27/4/2018).
Marlina ibu korban penculikan di Jalan Flamboyan RT 006 RW 02, Sukmajaya Depok, Jumat (27/4/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUSLIMIN TRISYULIONO)

Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Bintoro mengatakan, polisi masih menyelidiki dan memburu pelaku penculikan bayi berusia 25 hari Aditya Hamizan.

Aditya diculik dari rumah kontrakan orangtuanya di Jalan Flamboyan, RT 06 RW 02, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jumat (27/4/2018) pagi.

Polisi, kata Bintoro, juga mendalami dan mencari kemungkinan keberadaan bayi tersebut saat ini.

"Sampai saat ini sudah tujuh orang saksi yang kami periksa dan kami mintai keterangan, termasuk orangtua bayi," kata Bintoro, Minggu (29/4/2018).

Selain itu, kata Bintoro, polisi juga memeriksa beberapa saksi, yakni pedagang atau penjual makanan di Jalan Tole Iskandar yang sempat melihat gerak-gerik mencurigakan dari perempuan muda yang menggendong bayi yang diduga pelaku penculikan.

Bintoro mengatakan, polisi sudah memeriksa dan menganalisa rekaman CCTV dari salah satu bengkel di Jalan Tole Iskandar yang berhasil merekam perempuan muda menggendong bayi Aditya.

Dari sejumlah fakta itu, kata Bintoro, pelaku penculikan bayi Aditya diduga kuat adalah perempuan seperti yang terekam di CCTV bengkel, dan sempat dicurigai oleh pedagang di sekitar bengkel.

"Dari penyelidikan, pelaku adalah perempuan, yang saat kejadian berbaju cokelat, berkerudung dan membawa tas warna hijau toska," kata Bintoro.

Dalam rekaman CCTV perempuan itu mengggendong bayi dan menutupinya dengan kain. Ia kemudian memanggil tukang ojek daring di tengah jalan, lalu naik dan pergi ke arah Jalan Margonda Raya.

"Sampai saat ini kami masih selidiki terus, untuk mencari keberadaan sang bayi dan mengungkap pelaku yang membawa bayi," katanya.

3. Polisi sempat amankan pengemudi ojek online

Madun Ramadan, pemuda yang diamankan polisi dan diperiksa di Mapolresta Depok, karena sempat memposting foto bayi mirip bayi Aditya yang hilang di akun facebook dan mengaku ditemukannya untuk dirawat.
Madun Ramadan, pemuda yang diamankan polisi dan diperiksa di Mapolresta Depok, karena sempat memposting foto bayi mirip bayi Aditya yang hilang di akun facebook dan mengaku ditemukannya untuk dirawat. (WARTA KOTA/Budi Sam Law Malau)

Kepolisian Resort Kota Depok masih mendalami dan mengidentifikasi pelaku penculikan terhadap bayi Aditya Hamizan, yang diambil dari rumah kontrakan di Jalan Flamboyan, RT 6/2, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jumat (27/4/2018) pagi lalu.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro menuturkan sampai Minggu (29/4/2018) pihaknya masih memeriksa Madun Ramadhan, seorang pemuda yang diduga terkait atas hilangnya bayi Aditya.

Madun diamankan polisi dari tempat tinggalnya di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Sabtu (28/4/3018).

Bintoro mengatakan, Madun diketahui sempat memposting foto mirip bayi Aditya di Facebooknya dan mengatakan bahwa bayi itu dibuang orangtuanya dan akan dirawatnya.

Di akun facebook, Madun mengaku sebagai pengemudi ojek online.

Hal itu makin menambah kecurigaan, sebab dari rekaman CCTV pertokoan di Jalan Tole Iskandar, sesaat saat kejadian bayi Aditya hilang, ada seorang perempuan muda berkerudung abu-abu dan berbaju gamis, tertangkap kamera menggendong bayi dan kabur menggunakan ojek onlen.

Bintoro mengatakan, status Madun sampai saat ini hanya sebatas saksi hilangnya bayi Aditya yang diduga diculik.

"Saat ini dia tak terlibat penculikan bayi, jadi hanya sebatas saksi saja," kata Bintoro, Minggu (29/4/2018).

Mesi begitu, kata Bintoro, sejumlah keterangan Madun ada yang dapat dijadikan petunjuk polisi untuk menemukan keberadaan bayi Aditya serta penculiknya.

Bintoro sebelumnya mengatakan, polisi mengamankan Madun Ramadhan dari rumahnya di Pondok Gede, Bekasi, Sabtu (28/4/2018) malam.

"Setelah kami periksa dan dicocokkan dengan alat bukti yang ada, ia tidak terlibat dan statusnya hanya sebatas saksi," kata Bintoro.

4. Polisi bekuk 2 terduga penculik bayi

Polisi mendatagi kontrakan korban penculikan bayi di Jalan Flamboyan, Sukmajaya Depok, Jumat (27/4/2018).
Polisi mendatagi kontrakan korban penculikan bayi di Jalan Flamboyan, Sukmajaya Depok, Jumat (27/4/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUSLIMIN TRISYULIONO)

Polisi membekuk dua orang yang dicurigai sebagai pelaku penculik bayi berusia 25 hari bernama Aditya Purnomo.

"Iya benar sudah kami amankan dua orang," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro kepada Kompas.com, Senin (30/4/2018).

Bintoro menambahkan, kedua orang tersebut dibekuk di kawasan Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok pagi tadi.

Saat ini keduanya telah dibawa ke Mapolresta Depok.

"Masih kami lakukan pemeriksaan terhadap keduanya," kata Bintoro.

Selain menangkap kedua terduga pelaku, lanjut Bintoro, pihaknya juga telah menyelamatkan bayi Aditya.

5. Ibu Aditya kenal penculik bayi

Personel Polresta Depok berhasil meringkus dua penculik bayi Aditya.

Keduanya ditangkap di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok.

Penggerebakan dipimpin langsung oleh Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiyarto.

Usai kedua pelaku ditangkap, Aditya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok.

Ranto (35) dan Marlina (32), orangtua Aditya, langsung bergegas ke Rumah Sakit Mitra Keluarga untuk menjemput anaknya.

"Seneng banget ya Allah, terima kasih pak polisi, media juga, makasih sudah membantu," kata Marlina saat mendekap Aditya, Senin (30/4/2018).

Saat mengetahui satu penculik anak ketiganya, Marlina mengaku kaget.

Pasalnya, penculik merupakan sosok perempuan yang dikenalnya.

"Kenal, ibu dari temen main anak sehari-hari, anaknya sering main ke rumah juga. Saya juga enggak tahu motifnya apa, saya enggak tahu," ujar Marlina sembari terisak.

Ranto mengatakan ia dan istrinya tidak sama sekali curiga dengan pelaku yang sudah dikenalnya.

Mereka memilih mempercayakan kasusnya kepada pihak kepolisian.

Kini, ia dan istrinya bersyukur karena Aditya sudah berada dalam dekapan mereka.

"Terimakasih kepada Kapolres Depok dan jajarannya, Polsek Depok serta jajaran, dan masyarakat Depok yang membantu," tutur dia.

6. Kondisi bayi Aditya sehat

Kapolresta Depok Ringkus Penculik Bayi
Kapolresta Depok Ringkus Penculik Bayi (Istimewa)

Kapolrestas Depok Kombes Pol Didik Sugiarto yang memimpin penggerebakan mengatakan Aditya berada dalam kondisi sehat saat ditemukan petugas.

Hal ini disampaikan Didik kepada wartawan saat menyerahkan Aditya kepada orangtuanya, Marlina (32) dan Ranto (35).

Aditya diserahkan ke pelukan Marlina di halaman depan IGD RS Mitra Keluarga Depok.

"Alhamdulillah hasil pemeriksaan tim. Kesehatan bayi dalam kondisi baik. Setelah kita tunjukkan kepada orangtuanya, mereka membenarkan kalau ini benar anaknya yang beberapa hari hilang diambil oleh seseorang," kata Didik kepada wartawan, Pancoran Mas, Depok, Senin (30/4/2018).

Meski dalam kondisi sehat, Didik mengatakan Aditya masih memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Untuk itu ia sudah memerintahkan jajarannya untuk terus memantau kesehatan Aditya.

Selain Aditya, timnya pun akan memberikan penanganan medis kepada Marlina

"Tadi disampaikan kondisinya sehat, hanya saja bayi harus minum susu rutin dua jam sekali, harus ada asi untuk diberikan kepada bayi dalam mendukung kesehatan," katanya.

Terkait pelaku, Didik mengatakan ada dua orang tersangka yang kini sudah diamankan di kantor Polresta Depok.

"Saat ini dua orang yang kami amankan masih kita lakukan proses pemeriksaan untuk kita ketahui pihak mana saja. Dari dua orang itu, berdasarkan dua alat bukti yang nantinya kita bisa tetapkan sebagai tersangka," lanjutnya. (TribunJakarta/WartaKota)

Berita sudah dipublikasikan di TribunJakarta.com dengan judul: 6 Fakta Bayi Aditya Diculik Saat Ibunya Beli Sayur: Driver Ojol Dicurigai Sampai Pelaku Tertangkap

Editor: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved