Bayi Diculik di Depok

Sebelum Digerebek, Tetangga Kontrakan Sempat Dengar Isak Tangis Bayi

Meski tidak mengetahui pasti sejak kapan Lis mendiami kontrakannya Ariyadi mengatakan mereka sudah lama tinggal di situ.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tampak depan kontrakan yang digerebek jajaran Polresta Depok di jalan Maliki II RT 04/RW 02, Sukmajaya, Depok, Senin (30/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Jajaran Polresta Depok menggerebek satu rumah yang menjadi tempat Aditya disekap.

Rumah tersebut berupa kontrakan berukuran kecil yang terletak di jalan Maliki II RT 04/RW 02, Sukmajaya.

Ariyadi (20) yang merupakan tetangga kontrakan penyewa kontrakan tersebut mengatakan kontra tersebut dihuni tiga orang, yakni Naryo (suami), Lis (istri), dan satu anak perempuannya.

Sebelum polisi menggerebek rumah tersebut, Ariyadi mengaku sempat mendengar isak tangis bayi.

"Semalam, sekitar jam sepuluh malam saya mendengar bayi nangis. Saya juga bingung kok bisa ada bayi di situ, padahal harusnya enggak ada," kata Ariyadi, Sukmajaya, Depok, Senin (30/4/2018).

Baca: 6 Fakta Bayi Aditya Diculik Saat Ibunya Beli Sayur: Driver Ojol Dicurigai Sampai Pelaku Tertangkap

Baca: Ditinggal Sang Ibu Pergi Beli Sayur, Bayi Usia 25 Hari di Culik karena Rumah Tak Terkunci

Meski tidak mengetahui pasti sejak kapan Lis mendiami kontrakannya Ariyadi mengatakan mereka sudah lama tinggal di situ.

Dalam kesehariannya, keluarga Lis tidak banyak bersosialisasi dengan warga sekitar, sehingga ia tidak terlalu mengenal sosok Lis.

"Orangnya enggak banyak ngomong sama warga, jadi saya enggak kenal banget. Cuman tahu kalau anak perempuannya masih SD," katanya.

Tampak depan kontrakan yang digerebek jajaran Polresta Depok di jalan Maliki II RT 04/RW 02, Sukmajaya, Depok, Senin (30/4/2018).
Tampak depan kontrakan yang digerebek jajaran Polresta Depok di jalan Maliki II RT 04/RW 02, Sukmajaya, Depok, Senin (30/4/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Mengenai pekerjaan suami Lis, Ariyadi menduga Naryo berprofesi sebagai supir angkot dan pengemudi ojek online.

Meski tidak mengenal sosok keluarga Lis, ia sempat tidak mempercayai bila keluarga Lis terlibat kasus penculikan bayi.

"Sebenarnya enggak nyangka, tapi percaya enggak percaya juga, soalnya ada barang buktinya kan. Tadi pas digerebek mereka enggak melawan, kalau anaknya masih di sekolah pas digerebek," katanya.

Sebagai informasi, dari penggerebekan yang dilakukan sekira pukul 09.00 WIB.

Jajaran Polresta Jakarta Depok mengamankan dua orang perempuan yang terlibat dalam kasus penculikan Aditya pada Jumat (27/4/2018).

Kapolresta Depok, Kombes Pol Didik mengatakan hingga kini kedua perempuan tersebut belum berstatus tersangka.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved