Pipres 2019
Sekjen Partai NasDem: 2019, Periode Berganti Presidennya Tetap
"Dan orangnya akan tetap, karena survei bilang Dia elektabolitasnya tinggi. Periode berganti, Presidennya tetap," ujar Jhonny
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, KLENDER - Sekretaris Partai Nasional Demokrat (NasDem), Jhonny G Plate dengan tenang menyebut Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan berganti masanya pada tahun 2019.
Namun, ucapannya diteruskan dengan pernyataan bahwa periode Jokowi sebagai Presiden RI memang akan habis pada tahun 2019.
"Yang pasti Pak Joko Widodo akan berganti masa jabatannya di tahun 2019. Karena memang sudah selesai periodenya," ujar Jhonny G Plate diiringi sedikit tawa darinya di Wisma Samadi, Klender, Jakarta Timur, Senin (30/4/2018).
Partai NasDem selaku partai koalisi yang mengusung Jokowi kembali menjadi Presiden tetap percaya diri, walaupun adanya dugaan tindakan intimidasi dilancarkan oleh segelintir orang.
Kepercayaan diri Partai NasDem bukan tanpa alasan, karena beberapa lembaga survei di Indonesia yang menyatakan bahwa elektabilitas Jokowi masih yang tertinggi dibandingkan para pesaingnya.
Baca: Viral Intimidasi di CFD, Politikus Golkar: Tahapan Pilpres Belum Dimulai, Tapi Sudah Semena-mena
Baca: Politikus Nasdem Ingatkan Gubernur DKI Dampak Negatif Melegalkan Becak
"Dan orangnya akan tetap, karena survei bilang Dia elektabolitasnya tinggi. Periode berganti, Presidennya tetap," ujar Jhonny G Plate usai menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) ke-1 Vox Point Indonesia di Wisma Samadi di Klender, Jakarta Timur.
Jhonny G Plate kemudian mengkutip manifesto politik Parta NasDem yang intinya berisi bahwa pemilihan umum dan pemilihan Presiden haruslah menghasilkan pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya.
"Pemilu atau Pilkada harus mampu menghasilkan pemimpin yang dipercaya oleh rakyat, pemimpin yang dicintai oleh rakyat. Pemimpin yang dengan program-programnyanya memenuhi harapan rakyat. Itulah esensi dan tujuannya sirkulasi demokrasi," ujar Jhonny G Plate.
Sekedar informasi, selain Partai NasDem masih terdapat tujuh partai politik yang mengusung mantan Wali Kota Solo tersebut untuk maju di Pilpres 2019.
Ketujuh partai lain yang mendeklarasikan Jokowi sebagai Presiden periode 2019 - 2024 antara lain, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Hanura, Perindo, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).