Breaking News:

Hari Buruh Internasional

Di Hadapan Penjabat Wali Kota Bekasi, Buruh Suarakan Penetapan Upah Minimum Sektoral Kelompok

"Sejauh ini mereka belum menerima UMSK, gara-garanya adalah PP 78, pemerintah agak sedikit lambat," kata ketua DPC FSBDSI Kota Bekasi Syaifudin

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Aksi buruh saat merayakan May Day di Alun-alun Kota Bekasi, Selasa (1/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Ratusan buruh memadati lapangan Alun - alun Kota Bekasi untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day.

Kegiatan yang juga dihadiri Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah itu, buruh suarakan penetapan Upah Minimum Sektoral Kelompok (UMSK) Kota Bekasi.

Baca: Kaus Bertuliskan Presiden Pro Buruh Dikenakan Massa FSP LEM SPSI

"Sejauh ini mereka belum menerima UMSK, gara-garanya adalah PP 78, pemerintah agak sedikit lambat," kata ketua DPC FSBDSI Kota Bekasi Syaifudin saat berorasi di hadapan massa buruh

Sejauh ini, pengajuan UMSK masih mandek dalam pengesahan Gubernur Provinsi Jawa Barat, buruh Kota Bekasi sampai detik ini masih menggunakan Upah Minimum Kota (UMK) yang telah resmi disahkan sebesar Rp 3,91 juta.

Baca: KSPI Tuntut Pemerintah Cabut Perpres Terkait TKA Tak Terampil dari China

Selain itu, di hadapan Pj Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah, buruh juga meminta agar pemerintah bisa menjadi jembatan atas aspirasi yang selama ini disuarakan buruh.

"Kita berharap, tolong sampaikan aspirasi kami kepada Presiden RI, hapus PP 78 tahun 2015, hapus perpres nomor 20 tahun 2018, jangan sampai tukang bangunan saja dikirim dari luar negeri," jelas Syaifudin.

Baca: Ibu Rumah Tangga Asal Surabaya Ini Jadi Pengedar Sabu, Gunakan Metode Ranjau

UMSK sendiri berbeda dari UMK dimana dalam UMSK dimungkinkan adanya perbedaan upah buruh berdasarkan sektor perusahaan. Misal sektor otomotif , lalu ada sektor logam, kimia, farmasi, kemudian sektor garmen dan pengolahan makanan, serta sektor elektronik.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved