Jadi Caleg PSI, Giring Nidji Ungkap 5 Alasan Patut Dipilih, Dari Anti Korupsi Hingga Akan Hapus UN

Kemudian, dirinya akan bekerja sama dengan Polisi untuk memerangi predator seksual anak.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Kurniawati Hasjanah
Kolase TribunJakarta.com
Giring Nidji 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok pemusik Giring Ganesha akan maju menjadi calon anggota legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ia mengungkapkan lima alasan dirinya patut dipilih menjadi wakil rakyat di acara Catatan Najwa On Stage Semarang, Channel YouTube Najwa Shihab.

Pertama, Ia mengemukakan dirinya merupakan anti korupsi.

Kemudian, dirinya akan bekerja sama dengan Polisi untuk memerangi predator seksual anak.

Selanjutnya, Ia turut bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) agar industri kreatif menjadi tulang punggung negara ini.

Tak hanya itu, Ia juga akan memberlakukan tes bakat nasional di sekolah dasar.

Tes itu bisa mengetahui bakat siswa sehingga membuat mereka menjadi tenaga kerja yang berbakat nantinya.

Bahkan, dirinya akan berjuang untuk menghapus ujian nasional karena sudah tak relevan dengan zamannya.

Baca: Mulan Jameela Unggah Foto Prom Night Perut Putrinya Jadi Sorotan, Ada Apa?

"Jangan sampai ujian nasional menghapus mimpi-mimpi anak kita. Jadi bukan ujian nasional yang bisa menaklukan mimpi kita," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Giring juga mengungkapkan alasan dibalik dirinya terjun ke dunia politik.

Ia menceritakan, dirinya dahulu sempat apatis terhadap politik, kini mantap melangkah bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Saya terpanggil," imbuhnya.

giring
instagram.com/giring

Laporan Kompas.com, berkat memori masa kecil yang menyerap segala informasi tentang negara ini, Giring tertarik melanjutkan studinya dengan berkuliah di jurusan politik.

Namun, Giring mengaku masih bersikap apatis ketika itu.

Apalagi pemerintahan di Indonesia pada masa itu masih carut marut, sedangkan tindak pidana korupsi masih dibiarkan.

"Saya memutuskan untuk tidak membicarakan politik dan berkarya," kata dia.

giring
instagram.com/giring

Mata Giring mulai terbuka ketika Joko Widodo atau Jokowi, yang kala itu menjabat sebagai Wali Kota Solo akan maju mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Saat itu saya baca majalah. Waktu saya baca Pak Jokowi senang musik rock. Wau! Terus ketemu di bandara. Saya tanya 'Pak, katanya mau jadi gubernur ya?', 'Ah enggak kok'. Dia bilang gitu. Dia orangnya humble dan bersahaja," ujar Giring.

Baca: Berawal dari Musik Hingga Terjun ke Politik, Giring Nidji Ungkap Alasan Mengejutkan Maju Jadi Caleg

"Pas Pak Jokowi jadi gubernur saya dukung banget. Begitu banyak perubahan yang sudah dilakukan oleh beliau dalam waktu singkat. Pas dia (Jokowi) memutuskan jadi presiden kami support hingga jadi presiden," kata Giring.

Kepada Najwa Shihab, Giring Ganesha menjawab alasannya memilih PSI sebagai partai yang akan mengantarkannya ke ranah legislatif.

“Saya ingin fokus berjuang layani masyarakat, tidak harus lobi ke Sekjen, tidak ada mahar politik,” ungkapnya.

Najwa selaku Host turut menanyakan kelebihan PSI dibandingkan PKS kepada Giring.

Giring Ganesha
Giring Ganesha (YouTube)

"Kita masuk ke PSI itu seperti masuk ke dalam komunitas. Orang-orang yang idealisnya tinggi, awalnya aja kita tak pakai mahar politik sama sekali," imbuhnya.

Bahkan dirinya juga harus mencari uang untuk berkampanye.

"Ketika saya ditawari partai lain sekian M, tapi di PSI 'bro, ayo kita mulai cari penggalangan dana buat kampanye', walaupun susah tapi setidaknya gue bertanggung jawab full kepada rakyat," tungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved