Operasi Patuh Jaya 2018 di Pademangan, Pesinetron Gilbert Marciano Dapat Souvenir

"Jadi saya tadi diberhentikan saat melintas. Untungnya surat-surat lengkap dan ngga ditilang. Ngga nyangka juga malah dapat souvenir," kata Gilbert.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Gilbert Marciano di Operasi Patuh Jaya 2018, Rabu (2/5/2018), di Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara mengelar Operasi Patuh Jaya Rabu (2/5/2018) ini di Jalan Gunung Sahari Raya tepatnya di sekitar WTC Mangga Dua dan Pos Polisi Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.

Dalam giat kali ini, polisi lalu lintas yang bertugas memberikan tindakan kepada para pengendara yang melintas, baik mereka yang mematuhi maupun yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Untuk yang tidak mematuhi, sudah pasti polantas akan menilang mereka.

Sementara untuk pengendara yang mematuhi peraturan lalu lintas mendapatkan souvenir dari aparat kepolisian.

Satu di antara pengendara yang melintas hari ini adalah Gilbert Marciano, pesinetron yang sempat diberhentikan saat melintas di jalan tersebut.

Saat diperiksa kelengkapan suratnya, Gilbert tidak dikenakan tilang lantaran dirinya lengkap membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) A.

Tak hanya itu, seorang polwan yang bertugas juga sempat memberikan souvenir kepada Gilbert.

Lantaran pesinetron yang kini berprofesi menjadi pengacara ini, sukses menjawab pertanyaan seputar lalu lintas yang dilontarkan polwan itu.

Baca: Jawara Betawi Bergolok Ikut Operasi Patuh Jaya di Jakarta Barat

Baca: Empat Hari Operasi Patuh Jaya, 777 Pengendara Ditilang Jajaran Polres Tangerang Selatan

"Jadi saya tadi diberhentikan saat melintas. Untungnya surat-surat lengkap dan ngga ditilang. Ngga nyangka juga malah dapat souvenir karena bisa jawab pertanyaan soal rambu-rambu lalu lintas," kata Gilbert di lokasi.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara, AKBP Agung Pitoyo menjelaskan, pembagian souvenir merupakan bentuk apresiasi kepada pengendara yang mematuhi peraturan lalu lintas.

"Operasi kali ini tidak hanya memberikan tindakan tilang kepada pengendara yang melanggar aturan, tapi juga apresiasi kepada yang patuh," kata Agung.

Dia berharap, dengan adanya operasi tersebut para pengendara sadar terhadap ketertiban berlalu lintas.

Operasi Patuh Jaya sendiri berlangsung berbarengan di seluruh Indonesia mulai 25 April 2018 hingga 9 Mei 2018 mendatang. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved