Breaking News:

Tujuh Hari Jelang Lebaran, Penjualan Gembok Biasanya Meningkat Hingga 2 Kali Lipat

"Dari tahun ke tahun banyak yang beli, ibaratnya bisa sampai dua kali lipat penjualannya. Soalnya perlu untuk banyak, enggak cuma gembok rumah,"

TribunJakarta/Bima Putra
Aan (33) saat berada di kios Ali Brothers miliknya, Sukmajaya, Depok, Jumat (4/5/2018). 

Pria yang sudah berdagang gembok lebih dari 25 tahun ini mengatakan ada sejumlah hal yang harus diperhatikan pembeli kala membeli gembok.

Baca: Setiap Bulan, PKL Bayar Uang Sewa ke Pemilik Rumah Rp 1 Hingga Rp 1,5 Juta

Aan menganjurkan pembeli yang datang ke kios Ali Brothers-nya untuk membeli gembok berbahan kuningan.

"Gembok yang bagus itu bahannya kuningan, bukan babet. Kalau bahannya kuningan, selain anti karat juga lebih tahan air keras," jelas Aaan.

Meski harga gembok berbahan kuningan lebih mahal dibanding gembok babet, namun kualitas gembok berbahan kuningan lebih bagus.

Perbedaan harga gembok berbahan kuningan dengan gembok babet sekira Rp 50 ribu.

Baca: Menpan RB Kaji Penggunaan Mobil Dinas untuk ASN Golongan Rendah

"Gembok bahan kuningan itu lebih berat dari babet, harganya memang lebih mahal tapi kualitas sebanding. Saya sendiri pakai gembok yang bahan kuningan buat gembok ngamanin motor saya," imbuhnya.

Menurutnya, gembok berbahan kuningan baru dapat dibobol dengan menggunakan gerinda atau pun perkakas yang sifatnya memutar.

Ada tiga merek gembok yang Aan rekomendasikan kepada pembelinya.

Yakni Soligen, Tekiro, dan Abus yang harganya berkisar di angka ratusan ribu.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved