Anies Baswedan Mengutuk Keras Aksi Pengeboman Gereja di Surabaya

Anies mengatakan, tindakan terorisme sama sekali tidak dibenarkan dan tidak ada dalam ajaran manapun.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/YANUAR NURCHOLIS MAJID
Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/5/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengutuk keras tindakan pengeboman gereja di Surabaya yang dilakukan tadi pagi.

Selain menyampaikan rasa dukanya yang mendalam atas kejadian tersebut, Anies mengatakan, tindakan terorisme sama sekali tidak dibenarkan dan tidak ada dalam ajaran manapun.

"Mengutuk keras tindakan pengeboman tiga gereja di Surabaya, serta berduka mendalam bagi para korban dan keluarga yang terdampak. Terorisme tidak ada pembenarannya dan tidak ada dalam ajaran agama manapun," tulis Anies dalam akun instagramnya @aniesbaswedan Minggu (13/5/2018).

Dalam postingannya tersebut, Anies mengaku sudah melakukan koordinasi secara intensif sejak pagi tadi dengan Polda Metro Jaya, Badan Intelijen Negara (BIN), dan beberapa instansi terkait untuk memastikan kejadian tersebut.

Selain itu, sebagai Gubernur DKI Jakarta Anies memastikan bahwa keamanan DKI masih aman dan terkendali dibawah pengawasan aparat keamanan yang bertugas.

"Saat ini sedang bertugas, lebih dari 36 ribu aparat keamanan dari Polda, Kodam, dan Aparatur Pemerintah. Semua siaga menjaga seluruh wilayah Jakarta, termaksud semua obyek vital Ibukota," tulisnya.

Pada postingannya tersebut, Anies Baswedan menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada.

Serta tidak menyebar informasi yang tidak terverifikasi secara resmi, sekaligus menyebar foto-foto korban.

"Pemprov DKI akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait lain dalam mengelola resiko dan memastikan keamanan kota dan warga," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved