Kepala Forensik Sebut Jenazah 4 Terduga Teroris di Cianjur Berada di RS Polri
Lebih lanjut ia mengatakan, jenazah keempat terduga teroris berinisial BBN, DCN, AR, dan HS tiba di RS Polri sekitar pukul 06.00 WIB.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kepala Forensik Kombes Pol Edy Purnomo membenarkan kabar empat terduga teroris yang tewas dalam penyergapan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Cianjur dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
"Ya tadi sudah masuk," ucapnya saat dikonfirmasi awak media, Minggu (13/5/2018).
Baca: Teman Akui Terduga Teroris Cianjur Mulai Berubah Sejak Lulus SMA
Lebih lanjut ia mengatakan, jenazah keempat terduga teroris berinisial BBN, DCN, AR, dan HS tiba di RS Polri sekitar pukul 06.00 WIB.
"Tadi sampai sekitar pukul 06.00 WIB pagi," ujarnya.
Namun, Kombes Pol Edy enggan berkomentar lebih lanjut terkait detail kedatangan keempat jenazah terduga teroris tersebut ke RS Polri Kramat Jati.
"Lainnya belum ada info," kata Edy.
Baca: Presiden Jokowi: Tindakan Terorisme Kali Ini Sungguh Biadab dan Di Luar Batas Kemanusiaan
Sebelumnya, pihak kepolisian kembali menembak mati empat terduga teroris di kawasan Terminal Pasirhay, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat. pada Minggu (13/5/2018) dini hari.
Keempat orang tersebut terpaksa ditembak mati oleh tim Densus 88 Antiteror setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap petugas dengan mengacungkan sebuah senjata api.
Para terduga teroris tersebut berinisial BB, DCH, AY, dan S, disergap petugas kepolisian di dalam sebuah mobil Honda Brio berwana abu-abu berplat F-1614-UZ
Diduga, para pelaku akan melakukan penyerangan di sejumlah kantor polisi yang ada di Jakarta dan Bandung serta Mako Brimob.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/edi-purnomo_20180512_165512.jpg)