Akan Digusur untuk Tol Becakayu, Pedagang Pasar Gembrong Pasrah
Menurutnya, pemerintah sebaiknya menyediakan tempat relokasi untuk para pedagang terlebih dahulu, sebelum melakukan penggusuran.
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Kurniawati Hasjanah
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pembangunan Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) akan menggusur kawasan Pasar Gembrong, membuat para pedagang hanya dapat pasrah menerimanya.
Rasa pasrah tersebut diutarakan beberapa pedagang mainan yang berada di Pasar Gembrong, satu diantaranya adalah Hasanah.
"Ya mau gimana lagi, namanya ada proyek. Kita cuma bisa pasrah. Semoga tempat relokasinya lebih baik," ujar Hasanah di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/4/2018).
Pendapat serupa juga diutarakan Firman, satu pedagang mainan yang sudah sekira 3 tahub berjualan di Pasar Gembrong.
Baca: Disebut Sosok Berjiwa Muda Hingga Cocok Jadi Pendamping Jokowi, Begini Reaksi Romahurmuziy
Menurutnya, pemerintah sebaiknya menyediakan tempat relokasi untuk para pedagang terlebih dahulu, sebelum melakukan penggusuran.
"Cariin tempat jualan yang baru dulu, baru gusur. Sampai sekarang kan belum jelas mau dipindah kemana para pedagang di sini," ujar Firman.
Baca: Ngaku Tak Suka Pria Pembohong, Lucinta Luna Semprot Sosok Ini Aku Berusaha Dandan Cantik Buat Kamu
Lurah Cipinang Besar Utara Sri Sundari mengatakan, pembebasan lahan Pasar Gembrong untuk proyek Tol Becakayu akan dilaksanakan setelah hari raya Idul Fitri 2018.
"Habis lebaran nanti baru proses pembongkarannya," ujar Lurah Cipinang Besar Utara Sri Sundari.
Rencananya akan ada tiga RW yang akan terkena dampak dari proyek tol Becakayu yang dikelola oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, yaitu RW 01, 02, dan 03.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pedagang-mainan_20180515_132902.jpg)