Surabaya di Teror Bom

Diasuh Kakak Ibu Kandung, Masa Kecil Bomber Gereja di Surabaya Dikenal Cantik dan Pintar

Padahal, semasa kecil hingga dewasa, ibu dari empat anak ini dikenal pintar dan cantik.

Diasuh Kakak Ibu Kandung, Masa Kecil Bomber Gereja di Surabaya Dikenal Cantik dan Pintar
Istimewa/Facebook
Puji Kuswati dan keluarganya 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAGETAN - Siapa sangka Puji Kuswati (43), melakukan aksi bom bunuh diri bersama dengan anaknya di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro Surabaya.

Padahal, semasa kecil hingga dewasa, ibu dari empat anak ini dikenal pintar dan cantik.

Sucipto, Ketua RW 2 Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Selasa (15/5/2018).

Menurut Sucipto, di Magetan, Puji Kuswati tinggal bersama pasangan Mbah Rijan dan Mbah Sukar.

Mbah Rijan merupakan kakak ibu kandung Puji Kuswati.

Baca: Anak Kecanduan Gadget Jadi Satu Alasan Omset Pedagang Pasar Gembrong Turun

Karena pasangan ini tidak memiliki anak, maka mereka mengasuh Puji Kuswati sejak berusia 20 hari.

"Mbah Rijan dan Mbah Sukar tidak dikaruniai anak, sehingga mengasuh Puji Kuswati. Sehingga ia pernah menjadi warga Krajan," ujar Sucipto kepada SURYa.co.id, Selasa (15/5/2018).

Dikatakan Sucipto, sejak kecil Puji Kuswati ini selain memiliki paras cantik, juga pinter saat sekolah.

Ia selalu bersekolah di sekolah terbaik, dibandingkan anak-anak warga setempat.

"Puji Kuswati itu tidak hanya cantik, tapi juga pintar," lanjut Sucipto

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved