Ramadan 2018

Selama Ramadan, Warga dan Tempat Ibadah di Kota Depok Dapat Diskon Tambah Daya Listrik

Perusahaan Listrik Negara Kota Depok memberikan diskon kepada warga Depok yang ingin menambah daya listrik.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Sulaendih Andrian
Operasional Gardu Induk dan Transmisi Gandul, Cinere, Depok, diresmikan pada Rabu (16/5/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/SULAENDIH ANDRIAN 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Perusahaan Listrik Negara Kota Depok memberikan diskon kepada warga Depok yang ingin menambah daya listrik.

Diskon tersebut terbagi dua, yakni diskon 50 persen bagi konsumen umum, dan diskon 100 persen bagi tempat ibadah di Kota Depok.

"Ini program PLN Kota Depok di bulan Ramadan, namanya gemerlap Lebaran 2018. Jadi ada diskon untuk konsumen pribadi dan tempat ibadah yang mau menambah daya listriknya. Enggak cuman masjid yang dapat diskon, semua tempat ibadah," kata Humas PLN Kota Depok Setyo Budiono, Sukmajaya, Cimanggis, Depok, Kamis (17/5/2018).

Diskon yang diberikan ini berupa pengurangan biaya penyambungan listrik.

Konsumen masih tetap harus membayar Uang Jaminan Langganan (UJL) sesuai besaran daya listrik yang digunakan.

Terkait ketentuan tambah daya, Budiono mengatakan ada syarat agar konsumen dapat menikmati diskon, yakni tidak melakukan perubahan fasa, seperti dari fase satu ke fase tiga.

Ada dua fase yang ditetapkan PLN dalam program gemerlap Lebaran 2018 tambah daya.

Fase satu berdaya di bawah 6600, sedangkan fase tiga berdaya dari 6600 ke atas.

"Kalau tambah dayanya dari daya 450 VA sampai ke 197 kVA, berlaku dari 17 Mei sampai 30 Juni 2018," jelasnya.

Mengenai UJL yang tetap harus dibayar konsumen, Budiono menjelaskan UJL memiliki fungsi dalam pembayaran pemakaian listrik.

Yakni saat pelanggan memiliki tunggakan dan belum mampu membayar biaya tagihan.

"UJL itu fungsinya saat pelanggan punya tunggakan, jadi pas pelanggan enggak bisa bayar UJL itu digunakan. Besaran UJL tergantung dari masing-masing daya listrik, beda-beda. Untuk konsumen umum diskon 50 persen," papar Budiono.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved