Ramadan 2018

Itikaf Full Time Full Service di Masjid An-Nahl Kabupaten Tangerang

Namun karena luas masjid yang total hanya 250 meter persegi, An-Nahl hanya bisa menampung 400 jamaah I'tikaf setiap malamnya.

Tayang:
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kegiatan masjid An-Nahl di area Kompleks The Icon, Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (19/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Masjid An-Nahl yang berada di area Kompleks The Icon, Cisauk, Kabupaten Tangerang menyediakan program I'tikaf 30 hari selama bulan suci Ramadan.

Tidak hanya membuka pintu masjid selama Ramadan untuk yaang I'tikaf saja, namun masjid ini juga mentediakan fasilitas lengkap bagi para jamaah I'tikaf.

Selain menyediakan tempat yang nersih dan nyaman lengkap dengan oendingin ruangan, An-Nahl juga memiliki Wifi gratis, hidangan takjil, makanan, dan sahur.

Bahkan jamaah I'tikaf disediakan laundry gratis setiap hari.

Baca: Masjid Ruko di Kabupaten Tangerang Ini Punya Segudang Program Isi Ramadan

Minuman seperti Milo, kopi dan, teh pun tersedia.

Selain fasilitas tadi, di masjid yang merupakan hasil renkvasi dari ruko teraebut juga terdapat kajian-kajian ilmu keagamaan di hari-hari tertentu.

Namun karena luas masjid yang total hanya 250 meter persegi, An-Nahl hanya bisa menampung 400 jamaah I'tikaf setiap malamnya.

Masjid An-Nahl di bilangan Kompleks The Icon, Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (19/5/2018).
Masjid An-Nahl di bilangan Kompleks The Icon, Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (19/5/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Mereka melakukan pendaftaran bagi jamaah I'tikaf agar dapat menyesuaikan jumlah dengan kapasitas masjid, serta efisiensi pembagjan takjil dan konsumsi.

"Ya biar bisa disesuaikan jumlah jamaahnya dan batas kemampuan masjid," ujar Andi, salah satu pengurus masjid kepada TribunJakarta.com, Sabtu (19/5/2018).

Sampai tiga hari berlangsung ini pun sudah ada 700 jamaah yang mendaftar dengan hari yang berbeda.

Paling banyak jamaah mendaftar untuk I'tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved