Memasuki Bulan Ramadan, Pedagang Buah Blewah dan Timun Suri Menjamur di Pasar Rebo
"Alhamdulillah sudah hampir seminggu setiap harinya untungnya lumayan lah, yang pasti lebih dari Rp 100 ribu," ucapnya.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Memasuki bulan suci Ramadan, pedagang buah blewah dan timun suri mulai menjamur di sepanjang Jalan Raya Bogor di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Para pedagang tersebut berjualan mulai dari depan RS Harapan Bunda hingga depan Pasar Induk Kramat Jati.
Baca: Warga Menolak Pemakaman Karena Tidak Berkenan Ada Pelaku Bom di Sana
Dengan menggunakan gerobak kayu dan ada beberapa yang menggunakan kendaraan pick up mereka menjajakan dagangannya di pinggir jalan.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, para pedagang tersebut rata-rata menjual blewah dan timun suri seharga Rp 10 ribu.
"Harganya sama semuanya (timun suri dan blewah) Rp 10 ribu satunya," ucap Suprianto, seorang pedagang yang menjajakan daganganya di seberang RS Harapan Bunda, Sabtu (19/5/2018).
Baca: Tak Sabar Menunggu Lebaran Dibelikan Ponsel Baru, Seorang Anak Tega Bakar Rumah Orangtuanya
Ia mengatakan, sudah lima tahun lebih berjualan buah-buahan di sekitar Jalan Raya Bogor, selama itu pula selama bulan Ramadan ia selalu menjual timun suri dan blewah.
"Sudah jualan buah lima tahun lebih di sini, tapi buah yang dijual ganti-ganti, khusus selama bulan puasa saya jual timun suri dan blewah," ujarnya kepada TribunJakarta.com di seberang RS Harapan Bunda, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Suprianto mengungkapkan, selalu berjualan timun suri dan blewah selama bulan Ramadan karena banyak masyarakat yang mencarinya.
"Kalau bulan puasa pasti banyak yang nyari makanya selalu jualan itu," kata dia.
Baca: Curiga Karena Jarang ke Luar Rumah, Warga Laporkan Seorang Guru ke Polisi
Sudah seminggu ini Suprianto berjualan timun suri dan blewah, setiap harinya ia mampu mengantongi keuntungan hingga Rp 100 ribu lebih.
"Alhamdulillah sudah hampir seminggu setiap harinya untungnya lumayan lah, yang pasti lebih dari Rp 100 ribu," ucapnya.
Saat bulan suci Ramadan, masyarakat biasanya memanfaatkan blewah dan timur suri untuk dijadikan minuman dingin seperti es buah yang segar diminum saat berbuka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pedagang-buah-blewah-dan-timun-suri-yang-sudah-mulai-menjamur_20180519_192435.jpg)