Kasus Terorisme

Tak Ada Perlakuan Khusus, Tahanan Teroris di Rutan Ini Malah Kerap Dicandai

Rumah Tahanan Klas 1 Tangerang (Jambe) pernah mendapat tiga terpidana kasus terorisme, tapi tidak ada perlakuan dan penjagaan khusus buat mereka.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kepala Rutan Klas 1 Tangerang, Dedy Cahyadi, secara simbolis mengecat rutan dalam rangka Harkitnas pada Minggu (20/5/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TIGARAKSA - Rumah Tahanan Klas 1 Tangerang (Jambe) pernah mendapat tiga terpidana kasus terorisme, tapi tidak ada perlakuan dan penjagaan khusus buat mereka.

Sementara ini Rutan Klas 1 Tangerang menampung 1.956 warga binaan.

Kepala Rutan, Dedy Cahyadi, menegaskan tidak ada perlakuan khusus untuk tiga tahanan teroris, semua mendapatkan perlakuan yang sama sebagai warga binaan.

"Semua sama, tidak seperti yang lain, satu teroris satu sel. Di kami semua sama. Kenapa? Agar tidak ada kesenjangan dan adanya tindak pemasyarakatan seperti yang normal. Malah suka kami candain biar mereka cair," terang Dedy di Rutan Klas 1 Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu (20/5/2018).

Dedy dan stafnya justru bercanda dan tidak terlalu serius memperlakukan tahanan teroris tersebut.

"Itu bentuk terapi yang saya praktikkan pelan-pelan, agar mereka tiga orang ini membaur dan tidak terasingkan. Kami juga tidak takut walau mereka teroris sekali pun," tambah Dedy.

Cara Dedy memperlakukan 1.956 warga binaan ada saja, seperti menyambut Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2018, mereka dan petugas mengecat rutan bersama.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved