58 Napi Teroris dan 1 Bayi Pindah ke Rutan Gunung Sindur, Warga Dibuat Kaget

"Dua perempuan, 56 tahanan laki laki. Satu bayi. Jadi jumlahnya menjadi 58 tahanan, Kalau dengan bayinya 59," ujar Sri Puguh Budi Utami.

DOK POLRI
Proses penyerahan diri para tahanan terorisme Rumah Tahanan Cabang Salemba di Mako Brimob Kelapa Dua, Jakarta, Kamis (10/5/2018). Semua tahana terorisme sebanyak 155 orang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada pihak aparat kepolisian RI. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengendara motor dan mobil yang hendak masuk ke dalam kompleks Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI diberhentikan oleh petugas Lapas maupun Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Para pengendara motor dan mobil diperiksa di pintu masuk menuju Lapas dan Rutan Gunung Sindur.

Dari pantauan Tribun, Minggu (20/5/2018) tampak sejumlah pengendara motor diminta untuk membuka joknya.

Selain itu, para pengendara baik motor maupun mobil pun turut ditanya kemana tujuannya.

Mayoritas dari para pengendara tersebut merupakan warga sekitar.

Tonton juga:

Sementara itu seorang pengendara motor yang juga warga sekitar, Endang (28) mengaku terkejut tiba tiba dirinya diberhentikan.

Menurutnya hal tersebut belum pernah terjadi sebelumnya.

"Iya kaget saya kira ada apa, biasanya tidak ada pemeriksaan seperti ini," ujarnya.

Dia pun mengaku tak tahu menahu mengapa ada pemeriksaan di depan pintu masuk akses menuju Lapas dan Rutan Gunung Sindur.

Halaman
123
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved