Stres Karena Ditinggal Istri, Pria Ini Aniaya Ayah Kandungnya Menggunakan Gunting Hingga Tewas

Diduga korban sempat lari menyelamatkan diri ke luar rumah. Namun tikaman gunting membuatnya mengembuskan napas terakhirnya.

Stres Karena Ditinggal Istri, Pria Ini Aniaya Ayah Kandungnya Menggunakan Gunting Hingga Tewas
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Semenjak ditinggal istrinya, Rudi Hartono Sianturi (40), warga Dusun Kampung Bandung, Desa Mandalasena, Kecamatan Skitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara sering mengamuk seperti orang depresi.

Sampai akhirnya pada Sabtu (19/5/2018) dini hari, pria yang sehari-hari bertani ini menganiaya ayah kandungnya Sabar Sianturi (65) yang tinggal bersamanya hingga tewas.

Baca: Dramatis, Inter Milan Kalahkan Lazio Dalam Perburuan Tiket Terakhir Liga Champions

Diduga korban sempat lari menyelamatkan diri ke luar rumah. Namun tikaman gunting membuatnya mengembuskan napas terakhirnya.

Korban ditemukan tergeletak berlumuran darah di kebun sawit belakang rumah mereka.

Baca: Diperiksa Tim Gegana, Bungkusan Mencurigakan di Depan Mapolsek Limbangan Berisi Pakaian Dalam

Perbuatan pelaku diketahui Jiran, tetangganya. Jiran langsung menghubungi Polsek Skitang. Tak berapa lama, polisi datang ke lokasi dan mengamankan pelaku.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja membenarkan peristiwa ini. Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar, pelaku stres karena ditinggal istrinya.

Baca: Pedagang Siomay Ini Selamat dari Kecelekaan Maut di Brebes, Padahal Jaraknya Sangat Dekat

"Sebelum kejadian, pelaku juga sudah sering mengamuk seperti orang stres. Kita sudah mengamankan pelaku, barang bukti dan memeriksa saksi-saksi," kata Tatan, Minggu (20/5/2018).

"Pelaku terbukti kuat melakukan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang, sesuai pasal 338 subs 351 ayat 3 KUHP," pungkasnya. (Mei Leandha)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Diduga Depresi Ditinggal Istri, Seorang Anak Bunuh Ayah Kandungnya

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved