Dapat Santunan, Guru Ngaji Ini Gunakan untuk Biaya Sekolah Santri Binaanya

"Dana ini insya allah kami gunakan untuk menunjang operasional pengajian. Untuk bahan bahan alat tulis dan lainnya satu tahun ke depan," katanya.

Dapat Santunan, Guru Ngaji Ini Gunakan untuk Biaya Sekolah Santri Binaanya
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Baruzzaman selaku penerima santunan dari Bazis di Walikota Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Baruzzaman, seorang guru Ngaji di Bumi Sakinah Kelurahan Gunung, Jakarta Selatan, bersyukur mendapat santunan dari Badan Zakat Infaq dan Sadakah (Bazis) Kota Jakarta Selatan.

Ia terpilih dari Rukun Warga di permukimannya untuk menerima santunan bersama dengan ratusan para mustahik lainnya di Kantor Walikota Jakarta Selatan.

"Saya mengajar ngaji anak-anak hingga dewasa, mulai dari tata cara sholat, fiqih hingga tajwid. Mereka datang ke rumah saya untuk belajar agama bersama sama," tuturnya kepada TribunJakarta.com, Selasa (22/5/2018).

Semenjak lulus dari pendidikan pondok pesantren di Gontor, Baruzzaman memutuskan untuk meneruskan sang ayah yang menjadi guru mengaji.

Baca: 829 Mustahik Bakal Terima Zakat di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan

"Selepas saya lulus, saya membantu ayah saya mengajar mengaji anak-anak hingga orang dewasa yang mau mengaji dengan sukarela," ujarnya.

Menurutnya, mengajar mengaji membutuhkan kesabaran lantaran setiap santri memiliki karakter yang berbeda-beda.

"Mengajar ibadah seperti Kebon Binatang. Ada berbagai macam anak-anak dengan karakter yang berbeda. Mereka memiliki keahlian masing masing. Cara mengajarnya harus hati ke hati. Dari TK sampai tingkat SMA," tuturnya.

Dari pengajian itu, Baruzzaman beserta ayahnya pernah menyembuhkan seorang santri menuju pertobatannya.

"Pernah ada seorang santri yang mabuk dan pemakai narkoba. Tapi lambat laun keadaannya semakin membaik dan sembuh. Sekarang sudah tidak mengaji lagi meski masih bekerja jadi bartender. Yang ada dipikiran kita bagaimana caranya ia lepas dari jerat narkoba itu yang kita apresiasi. Kita beri penghargaan kepadanya," ujarnya

Halaman
12
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved