Breaking News:

Saluran Air yang Dikeruk di Jalan Bidara Hasilkan 2000 Karung Sedimen

"Kami kerahkan 40 petugas dari 50 petugas yang ada di kecamatan. Mereka mengeruk menggunakan cangkul, cangkrang dan dimasukan di karung," katanya.

Saluran Air yang Dikeruk di Jalan Bidara Hasilkan 2000 Karung Sedimen
TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH
Petugas SDA saat mengeruk sedimen di saluran penghubung yang berada di Jalan Bidara Raya, Palmerah, Jakarta Barat.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat melakukan pengerukan di saluran penghubung Jalan Bidara Raya, Palmerah, Jakarta Barat.

Kasatpel Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Palmerah, Hindradman mengatakan, pengerukan tersebut dilakukan guna mengantisipasi adanya genangan agar tidak banjir.

"Sekitar sepuluh harian kita kuras dan hari ini sudah selesai," ujar Hindradman saat ditemui TribunJakarta.com di Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (22/5/2018).

Ia mengatakan, pengerukan tersebut dilakukan secara manual oleh para petugas SDA.

Baca: Buah Busuk, Pedagang Timun Suri Kerap Merugi, Kerap Buang 2 Karung Dalam Sehari

"Kami kerahkan 40 petugas dari 50 petugas yang ada di kecamatan. Mereka mengeruk menggunakan cangkul, cangkrang dan dimasukan di karung," ujar Hindradman.

Menurutnya, panjang saluran penghubung di Jalan Bidara Raya sekitar 800 meter dengan tinggi saluran 1,5 meter.

"Kemarin kita kuras dengan kedalaman sedimen antara 40 sampai 45 sentimeter," ujar Hindradman.

Dari pengerukan tersebut, dikatakan Hindradman sedimen yang dihasilkan mencapai 2.000 karung lebih.

Baca: Sandiaga Uno Kirim Tim Angkut Tumpukan Sampah di Pintu Air Manggarai

"Ada 2.000 karung lebih sedimen berupa endapan lumpur yang dikeruk dari saluran," ucapnya.

"Selanjutnya, sedimen-sedimen tersebut kita tampung di karung dan dibuang di kawasan Sumur Bor," kata Hindradman.

Hindradman mengatakan, ada 24 titik saluran penghubung yang berada di wilayah Kecamatan Palmerah.

Baca: Satu Minggu Status Siaga Satu Ditetapkan, Penjagaan di Mako Brimob Depok Masih Ketat

"Nanti semua bergilir dikuras bergantian. Selesai dari Bidara, besok kita ke saluran di Jalan Wijaya Kusuma," katanya.

Ia pun berharap, masyarakat dapat ikut menjaga kebersihan saluran penghubung yang ada di sekitarnya.

"Harapannya adalah masyarakat menyadari dan mau bekerja sama agar jangan membuang sampah sembarangan, maupun pasir dan lainnya agar tidak banjir," kata Hindradman.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved