Ramadan 2018
Tolak Makan Sahur, Pria Ini Ditampar Seorang Anggota Ormas di Kemang
"Ketika sedang bersih-bersih, seorang anggota ormas yang tidak diketahui namanya datang dan menawarkan makan sahur, namun korban menolaknya," ucap Tri
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Ilusi Insiroh
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG - Mochamad Irsyad, mendapat perlakuan kurang menyenangkan, hanya karena menolak pemberian makan sahur.
Kejadian ini terjadi pada pukul 03.00 WIB, di depan mini market Alfamidi yang berada di Jalan Raya Kemang, Mampang, Jakarta Selatan.
Baca: Masyarakat Cukup Antusias Nikmati Layanan Jasa Penukaran Uang di Monas
Kapolsek Mampang Kompol Tri Harijadi mengatakan, ketika kejadian korban sedang membersihkan area di depan Alfamidi.
"Ketika sedang bersih-bersih, seorang anggota ormas yang tidak diketahui namanya datang dan menawarkan makan sahur, namun korban menolaknya," ucap Tri dalam keterangannya, Selasa (22/5/2018).
Akibat menolak tawaran makan sahur tersebut, korban terus dipaksa untuk menerimanya, hingga terjadi sedikit cekcok mulut diantara keduanya.
Ujung dari cekcok tersebut adalah sebuah tamparan diwajah korban, dari seorang anggota ormas yang tidak diketahui namanya.
Korban tidak bereaksi dan juga melawan, sementara orang-orang di sekitar lokasi kejadian segera menghampiri untuk melerai pertikaian tersebut.
Baca: Dibatasi Maksimal Rp3,7 Juta, Penukar Uang Baru Boleh Kembali 3 Hari Kemudian
Tri mengatakan, diduga hal ini hanya permasalahan internal, dan akan segera diselesaikan secepatnya di Pos Polisi Kemang.
"Akan segera diselesaikan di Pos Polisi Kemang, agar tidak terjadi kejadian serupa di kemudian hari," ucap Tri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-tampar_20180522_134910.jpg)