Anggota DPR Yakin Gubernur BI Perry Diterima Pasar dengan Baik

"Pak Perry itu juga memiliki komunikasi yang bagus baik ke pemerintah, OJK, Dunia Usaha apalagi ke DPR," ujar Maruarar

Editor: Wahyu Aji
Anggota DPR Yakin Gubernur BI Perry Diterima Pasar dengan Baik
ISTIMEWA
Perry Wariyo calon tunggal Gubernur BI.

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) yang Perry Warjiyo akan dilantik secara resmi menjadi gubernur bank Indonesia pada Kamis (23/5/2018) besok.

Harapan publik begitu besar terhadap Perry yang ditetapkan DPR sebagai gubernur BI secara aklamasi.

Anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait menyakini kemampuan Perry memimpin BI. Perry dinilai sangat menguasai bidang moneter dan berpengalaman.

"Pak Perry itu juga memiliki komunikasi yang bagus baik ke pemerintah, OJK, Dunia Usaha apalagi ke DPR," ujar Maruarar di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (23/5/2018).

Perry Warjiyo, Calon Gubernur Bank Indonesia.
Perry Warjiyo, Calon Gubernur Bank Indonesia. (Kolase TribunJakarta.com)

Politikus PDI Perjuangan itu berkeyakinan, Perry bisa mengeluarkan kebijakan ekonomi dan memberi kepercayaan positif bagi pasar.

Perry juga merupakan orang dalam sehingga sudah tahu segala permasalahan di BI.

Maruarar menjelaskan, Perry merupakan satu-satunya calon tunggal gubernur BI yang diajukan Presiden Jokowi.

Pasalnya dia memiliki komunikasi politik yang baik dengan DPR, Perry langsung dipilih secara aklamasi.

"Pak Perry memiliki kemampuan komunikasi yang baik terhadap semua pihak. Ini akan menjadi daya tarik dan saya yakin pasar akan merespon positif," katanya.

Perry merupakan pejabat karier di Bank Indonesia.

Ia menjabat Deputi Gubernur sejak 15 April 2013.

Jabatan tersebut diperolehnya melalui perjalanan panjang.

Dia dicalonkan untuk jabatan tersebut sebanyak empat kali sejak 2009, namun baru berhasil lolos pada 2013.

Baca: Lahir di Cimahi, Ini Jejak Karier Kepala Staf Angkatan Laut ke-26 Laksamana Siwi Sukma Adji 

Baca: Presiden Jokowi: THR Tahun Ini Diberikan Kepada Seluruh Pesiunan 

Baca: Bareng Densus 88 Berantas Terorisme, Ini Sederet Kemampuan Prajurit Kopassus yang Diakui Dunia

Ketika itu, Perry yang menjabat Asisten Gubernur BI menang secara aklamasi di Komisi Keuangan DPR, mengalahkan kandidat lainnya yaitu Hendar yang ketika itu menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI.

Pria kelahiran Sukoharjo pada 1959 tersebut telah berkarier di BI sejak 1984. Ia meraih gelar Master dan PhD di bidang Moneter dan Keuangan Internasional dari Iowa State University, Amerika Serikat, masing-masing pada tahun 1989 dan 1991.

Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur, Perry menempati posisi Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional. Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.

Sebelum itu, Perry sempat menduduki posisi penting sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.

Perry juga mengajar sebagai dosen di Pasca Sarjana bidang Ekonomi Moneter dan Ekonomi Keuangan Internasional di Universitas Indonesia (UI) dan dosen tamu di beberapa universitas lainnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved