Fadli Zon Ungkap Kasus Korupsi Saat Ini Lebih Dahsyat dari Orde Baru

"Tapi sekarang juga lebih dahsyat kok dari zaman itu, korupsi, kolusi, nepotisme lebih dahsyat," kata Fadli.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Kolase TribunJakarta.com
Fadli Zon 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon sependapat dengan hasil survey yang dirilis Indo Barometer yang menunjukkan bahwa Presiden ke-2 RI Soeharto unggul dalam memimpin Indonesia dibanding enam Presiden lainnya.

Kendati demikian, ia tidak menampik adanya isu Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) pada zaman Orde Baru.

"Tentu (zaman Orde Baru) ada korupsi, kolusi, nepotisme," ujar Fadli, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).

Namun menurut Wakil Ketua DPR RI itu, kasus KKN yang terjadi saat ini, jauh melebihi jumlah kasus serupa yang terjadi pada zaman Orde Baru.

Baca: Terbongkar! 4 Tahun Menikah, Nagita Slavina Ungkap Raffi Ahmad Punya Kebiasaan Beser

"Tapi sekarang juga lebih dahsyat kok dari zaman itu, korupsi, kolusi, nepotisme lebih dahsyat," kata Fadli.

Sebelumnya, dalam rilis hasil survei Indo Barometer, Presiden ke-2 RI Soeharto dianggap mengungguli Presiden RI lainnya dalam memimpin Indonesia.

Posisi kedua ditempati oleh Presiden ke-1 RI Soekarno kemudian disusul Presiden ke-7 RI atau Presiden saat ini Joko Widodo (Jokowi).

Baca: Ramai Beredar Foto Iqbaal Ramadhan Ciuman dengan Bule, Netizen Malah Mendukung, Kok Bisa?

Dalam diskusi yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (20/5/2018), lembaga survei tersebut merilis hasil survei 4 posisi teratas Presiden, sebagai berikut:

1. Soeharto 32,9 persen
2. Soekarno 21,3 persen
3. Joko Widodo 17,8 persen
4. Susilo Bambang Yudhoyono 11,6 persen

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved