Menjual Baju Pangsi Khas Betawi, Tradisi Turun Menurun

Pakaian khas Betawi kini baju sudah menjadi tren di semua kalangan, tua maupun muda.

Penulis: Sulaendih andrian | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Sulaendih Andrian
Mat Pangsi, penjual baju khas Betawi di Jalan Haji Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/SULAENDIH ANDRIAN 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Sulaendih Andrian

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pakaian khas Betawi kini baju sudah menjadi tren di semua kalangan, tua maupun muda.

Baju ini sering juga disebut oleh orangtua dulu dengan sebutan baju pangsi.

Dalam beberapa event dan festival, pangsi kerap dipakai sebagai identitas masyarakat Betawi khususnya kota Jakarta dan sekitarnya.

Pakaian khas Betawi ini sering dipadupadankan dengan peci, sabuk dan sarung.

Rahmat Jaelani (41), penjual baju pangsi Betawi mengaku sudah 13 tahun dan turun-temurun menjual baju pangsi.

"Untuk jualan baju pangsi sendiri sudah lama sekitar 13 tahun, berawal dari sang kakek. Lalu saya yang meneruskan," ungkap Jaelani kepada Tribunjakarta.com Kamis (24/5/2018).

Pria yang sering disapa Mat Pangsi ini menambahkan dulu sang kakek berjualan baju pangsi di Kwitang dan sejak ia meneruskan pindah di Jalan Haji Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Saya pindah ke Jalan Haji Mansyur ini kurang lebih sudah 13 tahun berjualan di sini," tambah dia.

Mat Pangsi menambahkan untuk warna sendiri sebetulnya pakaian pangsi ini beraham, namun dominasi masyarakat memilih warna hitam dan merah cabai.

"Untuk warna sendiri banyak sebernya, di antaranya merah marun, biru, putih, hitam, merah cabai, kuning, ungu, dan orange dan yang paling diburu oleh masyarakat biasanya didominasi oleh warna hitam dan merah cabai" ungkap Mat Pangsi.

Baju pangsi ini sendiri memang dipakai bukan hanya untuk perguruan silat saja namun sering juga dipakai untuk kepentingan lain semacam sanggar, adat budaya Betawi dan tentunya palang pintu.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved