Edarkan Uang Palsu Lewat Facebook, Pria Berusia 30 Tahun Ini Ditangkap di Malang

Penyelidikan bermula saat polisi mendapat informasi tentang adanya peredaran uang palsu via jejaring sosial Facebook.

Edarkan Uang Palsu Lewat Facebook, Pria Berusia 30 Tahun Ini Ditangkap di Malang
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
() 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Surya Adnan Kasogi alias Yogi (30) ditangkap di kediamannya di Jalan Meduran, Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur lantaran perbuatannya membuat dan mengedarkan uang palsu.

Yogi ditangkap Rabu (16/5/2018) lalu atas penyelidikan anggota Krimsus Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui jejaring sosial Facebook, tempat di mana Yogi menawarkan uang palsu yang ia perjualbelikan.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Faruk Rozi menjelaskan, penyelidikan bermula saat polisi mendapat informasi tentang adanya peredaran uang palsu via jejaring sosial Facebook.

"Berangkat dari informasi Patroli Cyber, anggota melakukan penyelidikan terhadap adanya peredaran uang rupiah palsu melalui Facebook dan situs jual beli online," kata Faruk, Jumat (25/5/2018).

Setelah mengetahui hal tersebut, polisi menyamar sebagai pembeli dan memesan uang palsu dari Yogi.

Baca: Kecewa Besar Hingga Tersinggung dengan Ratna Sarumpaet, Sudjiwo Tedjo: Dia Anggap Remeh Kesenian

Polisi mengajaknya bertransaksi langsung di daerah Plumpang, Jakarta Utara.

Setelah diperiksa, uang hasil transaksi tersebut ternyata benar uang palsu.

Baca: Siswa SD Masuk Postingan Instagram Liam Payne Hingga Tuai Pujian, Yuk Tengok Yang Dilakukannya!

"Kita ajak untuk melakukan transaksi langsung di Plumpang. Setelah kita cek ternyata uangnya palsu," kata Faruk.

Setelah uang palsu diterima, selanjutnya polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di kediamannya di Malang, Jawa Timur.

Dari tangan Yogi, polisi menyita 41 jenis barang bukti yang di antaranya termasuk ribuan lembar uang palsu beserta alat produksinya seperti tinta dan kertas.

Atas perbuatannya, Yogi dijerat dengan pasal 36 Jo Pasal 26 UURI subsider Pasal 244 KUHP dan/atau pasal 266 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari 10 tahun penjara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved