Ramadan 2018
Omzet Penjual Ponsel Bekas Jatinegara Meninggkat Saat Ramadan
Kolong jembatan layang dekat Stasiun Jatinegara adalah tempat penjualan ponsel bekas dengan harga murah.
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kolong jembatan layang dekat Stasiun Jatinegara merupakan tempat di mana ponsel bekas dengan harga murah dapat ditemui setiap malamnya.
Saat Ramadan seperti ini, menjadi waktu di mana para penjual ponsel bekas meraup pendapatan yang paling menguntungkan ketimbang hari biasa.
"Paling laris pas Ramadan seperti ini. Orang pada gajian sama dapat THR banyak yang beli ke sini. Kalau lebaran malah sepi, pada mudik soalnya," ujar Fatarudin, penjual ponsel bekas di kolong jalan layang Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (25/5/2018).
Pantauan TribunJakarta.com, terdapat sekira 10 lebih penjual ponsel bekas di kolong jalan layang Jatinegara.
Mereka menyusun rapi deretan telepon genggam tersebut di atas sebuah rak dari papan agar pembeli dapat melihat dengan mudah barang yang ingin dibelinya.
Setiap malam tempat tersebut selalu ramai didatangi orang, karena harga murah yang ditawarkan menjadi alasan mengapa banyak orang memilih untuk membeli handphone bekas ketimbang baru.
"Lagi lihat-lihat aja ini. Tapi pernah beli sekali di sini. Masih bagus sampai sekarang, murah lagi," ujar Krisna, warga sekitar yang sedang melihat-lihat ponsel bekas.
Harga ponsel bekas yang ditawarkan di kolong jembatan layang Jatinegara mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 2,5 juta.
Beberapa pedagang mengaku saat Ramadan seperti ini mereka dapat meraup untuk mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 10 juta.
"Ramadan memang jadi berkah semua orang. Tahun lalu saya dapat untung Rp 7 juta pas Ramadan kemarin. Semoga Ramadan sekarang bisa lebih, buat mudik ke kampung," ujar Handoyo, penjual ponsel bekas.
Ramadan seperti ini, biasanya para penjual ponsel bekas mulai memamerkan dagangan sejak pukul 17.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
Tak jauh dari sana juga terdapat banyak penjual takjil, jadi bagi pengunjung yang sekadar melihat-lihat ponsel bekas tetap bisa berbuka puasa saat kumandang azan Magrib.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ponsel-bekas-jatinegara_20180525_193557.jpg)