Ramadan 2018

Puasa Tak Surutkan Pedagang Pasar Ikan Cilincing Jual Ikan Laut Segar

Terlihat, Ikan Kuwe, Bandeng, Bawal, dan ikan-ikan laut lainnya disusun rapih di lapak mereka.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana Pasar Ikan Cilincing, Sabtu (26/5/2018) siang ini. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Tak ada perubahan jadwal berdagang para pedagang ikan di Pasar Ikan Cilincing, Jakarta Utara selama bulan Ramadan 2018 ini.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, Sabtu (26/5/2018) siang tadi, kios para pedagang yang menggelar lapak dagangannya masih terlihat ramai.

Tampak ikan-ikan laut segar juga dijajakan di lapak-lapak milik para pedagang.

Baca: Cerita Pamela Duo Serigala: Nangis Saat Disentuh Pejabat, Dapat Viewer Ketika Pamer Bagian Intim

Terlihat, Ikan Kuwe, Bandeng, Bawal, dan ikan-ikan laut lainnya disusun rapih di lapak mereka.

Tak ketinggalan Kerang Hijau, Kepiting, Cumi, serta Udang juga memenuhi lapak mereka.

Mereka berjualan sejak pagi hingga malam demi memenuhi kebutuhan ekonomi.

Baca: Kuliner Kampung Betawi di JFK 2018, Hadirkan Beragam Makanan Menggungah Selera

Beribadah puasa tidak menjadi alasan bagi mereka mengurangi jam buka atau menutup dagangannya.

Moel (40), salah seorang pedagang ikan di pasar tersebut mengatakan, kemantapan para pedagang untuk tetap berjualan memang sudah rutin setiap tahunnya.

Dikatakan Moel, para nelayan yang melaut untuk menjala ikan pun tak mengubah jadwal melaut mereka selama bulan Ramadan ini.

Mereka tetap berangkat melaut sejak subuh hingga siang, bahkan sore hari.

"Nggak, sama saja kok jualannya. Kita dari pagi sampai malam nanti. Kan kalo nelayannya dari subuh udah berangkat juga tuh sama aja," kata Moel.

Selain itu, Moel juga mengatakan bahwa harga ikan pasti naik saat bulan puasa begini.

Semisal harga Ikan Kuwe yang semula Rp 50 ribu bisa naik hingga 20 persen menjadi Rp 60 ribu rupiah.

"Iya kenaikan harga itu pasti. Bisa Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu naiknya," katanya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved