Ramadan 2018
Minum Air Es Saat Berbuka Puasa? Kenali Dampaknya Bagi Kesehatan!
Setelah berpuasa seharian tentu tubuh kita menginginkan minuman dan makanan yang segar saat berbuka.
Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Erlina Fury Santika
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Setelah berpuasa seharian tentu tubuh kita menginginkan minuman dan makanan yang segar saat berbuka.
Terlebih lagi jika tinggal di daerah yang bersuhu panas, berbuka dengan air es adalah salah satu pilihan yang dirasa nikmat dan tepat.
Namun, tahukah Anda jika meminum air es saat berbuka berbahaya bagi tubuh kita?
Dari berbagai sumber, praktisi gizi klinis dan olahraga, Rita Ramayulis, memaparkan minuman yang terlalu dingin akan membuat kerja lambung menjadi berat sehingga lambat.
Hal tersebut dikarenakan tubuh bekerja lebih keras untuk menormalkan suhu minuman dengan suhu tubuh.
Dampaknya, perut menjadi kaget sehingga menjadi sakit perut, mengingat perut telah lama tidak diberi asupan makanan atau minuman.
Masalah lain yang ditemukan adalah komposisi asam dan mineral baik dalam tubuh akan menjadi encer, sehingga tubuh Anda berpotensi terkena diare.
Tak berhenti sampai disitu, air dingin juga akan menonaktifkan proses fermentasi di perut yang akan menjadi faktor lain gangguan pencernaan dalam tubuh.
Maka, saat berbuka puasa baiknya dibuka dengan minuman (atau makanan) yang suhunya sama dengan suhu tubuh, misalnya, minum air putih yang tidak dingin atau panas.
Setelah itu bukalah dengan yang manis seperti kurma atau buah-buahan lainnya, agar bisa mengembalikan gula darah yang rendah setelah berpuasa selama hampir 13 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/es-teh_20180527_214311.jpg)